TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Myanmar melakukan penyerbuan terhadap markas besar Partai Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi ( NLD) di Yangon pada Selasa malam waktu setempat (9/2/2021).
Diberitakan Kompas.com dari AFP, militer disebut menghancurkan markas tersebut.
Diktator militer menggerebek dan menghancurkan markas besar NLD sekitar pukul 21.30," demikian yang keterangan yang dituli oleh Liga Nasional untuk Demokrasi mengumumkan di halaman Facebook resminya, seperti yang dilansir dari AFP pada Selasa (9/2/2021).
Hingga berita ini ditulis, partai belum memberikan rincian lebih lanjut.
Hal ini terjadi bersamaan dengan bergabungnya Amerika dengan PBB, untuk mengutuk tindakan militer Myanmar terhadap pengunjuk rasa.
Sebelumnya, demo empat hari berturut-turut terjadi di Myanmar.
Polisi menggunakan meriam air di beberapa kota, menembakkan peluru karet ke pengunjuk rasa di ibu kota Naypyidaw dan mengerahkan gas air mata di Mandalay.
Pendukung Rayakan Kudeta
Pendukung militer Myanmar dan partai politik yang terafiliasi militer menggelar pawai kecil merayakan kudeta militer.
Deretan mobil bak terbuka berisi pendukung militer melakukan parade di jalan-jalan kota Yangon, kota terbesar di Myanmar.
Diberitakan Kompas.tv, Beberapa mobil terlihat membawa pengera suara memainkan musik Myanmar.
Mereka juga mengibarkan bendera nasional Myanmar dan bendera yang sering digunakan untuk merepresentasikan kelompok mayoritas Buddha di Myanmar.
Bandara Internasional Ditutup
Baca: Militer Myanmar Sempat Bantah Isu Kudeta, Tuding Media Salah Menafsirkan Kata Panglima
Baca: Politik Myanmar Memanas setelah Penangkapan Aung San Suu Kyi, Internet dan Telepon Alami Gangguan
Seluruh penerbangan internasional keluar masuk Myanmar ditutup hingga pengumuman lebih lanjut.
Kebijakan itu diumumkan oleh Badan Pengatur Perjalanan Udara Myanmar seperti dilansir Associated Press, Senin (01/02/2021).
Kedutaan Amerika Serikat di laman Facebook mereka mengatakan jalan menuju bandar udara internasional Yangon ditutup.
Berbagai laporan juga memberi indikasi seluruh bandara di Myanmar juga ditutup.
Kronologi Penangkapan Aung San Suu Kyi
Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, ditangkap oleh militer Myanmar, Senin (1/2/2021).
Kejadian ini menyusul tuduhan kecurangan pemilu yang disuarakan militer.