Dua ekor harimau lepas karena hujan deras yang berakibat longsor di kawasan kebun binatang.
Longsor tersebut meninggalkan lubang di sekitar kandang yang mengakibatkan kedua harimau bisa keluar.
Adapun pawang berusia 47 tahun, Ferry Darmawan, tewas diserang dua harimau tersebut ketika berusaha mencegah hewan buas itu kabur dari kandang.
Juru bicara Sinka Zoo, Elka menjelaskan, mulanya hujan deras terus mengguyur Singkawang selama beberapa hari.
Akibatnya, terjadi longsor di sekitar kandang harimau.
"Tanah di dekat kandang harimau longsor akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir," kata dia.
Longsor itu meninggalkan lubang di sekitar kandang hingga dua ekor harimau terlepas.
Melihat dua harimau hendak kabur dari kandang, Elka mengatakan, Ferry berusaha mencegah.
Baca: Ditembaknya Satu Harimau yang Lepas dari Sinka Zoo: Insting Berburu Tinggi, Jarum Bius Tak Mempan
Baca: Viral Foto Pengendara Motor yang Lewat Jalan Ini Harus Berhenti saat Ada Harimau Menyeberang
Pria tersebut memang sehari-hari bertugas memberi makan binatang di kebun binatang tersebut.
Namun sayangnya, bukannya kembali ke dalam kandang, dua harimau itu menyerang Ferry.
Tak bisa menahan serangan, Ferry pun tewas.
"Pawang sudah berusaha untuk mencegah kedua harimau itu keluar, tapi malah diserang hingga tewas," tutur Elka, Jumat (5/2/2021).
Kini jenazah Ferry dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Hendra Cipta)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Harimau Lepas, Manajemen Sinka Zoo Akan Diperiksa"