Daftar Stasiun yang Sudah Menyediakan Layanan GeNose C-19, Tarif Rp20.000

Layanan GeNose bakal tersedia di stasiun-stasiun lainnya secara bertahap.


zoom-inlihat foto
kereta-api-jarak-jauh-rapid-test.jpg
Kompas/Garry Lotulung
Petugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Beberapa stasiun sudah menyediakan layanan GeNose.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Layanan screening Covid-19 menggunakan GeNose C19 sudah tersedia di sejumlah stasiun kereta api di tanah air.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memakai hasil tes GeNose sebagai salah satu pilihan syarat pemeriksaan Covid-19 yang harus dipenuhi oleh calon penumpang kereta api jarak jauh per hari ini, (5/2/2021).

Biaya pemeriksaan Covid-19 dengan GeNose lebih terjangkau.

Pada saat uji coba atau pre-launching, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp20.000.

Saat ini layanan tes dengan GeNose tersedia di empat stasiun kereta api di Jawa.

Stasiun tersebut adalah Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Stasiun Yogyakarta, dan Stasiun Solo Balapan.

Layanan ini bakal tersedia di stasiun lainnya secara bertahap.

KAI juga mengimbau agar pelanggan melakukan pemeriksaan GeNose pada H-1 sebelum keberangkatan untuk menghindari antrean dan tertinggal kereta. 

Pemeriksaan GeNose untuk mendeteksi Covid-19 telah resmi diizinkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sebagai syarat perjalanan di stasiun kereta api dan terminal bus. 

Baca: Tes GeNose Resmi Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh pada 26 Januari - 8 Februari 2021

GeNose, alat pendeteksi Covid-19 buatan UGM, bisa mendeteksi Covid-19 dalam waktu 80 detik.
GeNose, alat pendeteksi Covid-19 buatan UGM, bisa mendeteksi Covid-19 dalam waktu 80 detik. (Dok. Kemenristek)

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 5 yang menyebutkan penggunaan GeNose untuk syarat perjalanan kereta api. 

Syarat dan aturan tes GeNose Covid-19 KAI di stasiun 

Adapun syarat melakukan pemeriksaan menggunakan GeNose Covid-19 bagi calon penumpang antara lain: 

- Calon penumpamng harus dalam kondisi sehat. 

- Calon penumpang telah memiliki tiket kereta api antar kota/ jarak jauh. 

- 30 menit sebelum pengambilan sampel napas, calon penumpang dilarang makan/minum dan merokok kecuali minum air putih. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan alat GeNose tidak tiba-tiba diterapkan tetapi sudah melalui proses riset yang cukup lama sebelum bisa digunakan untuk publik.

Baca: PT KAI Akan Gunakan GeNose untuk Pengecekan Covid-19 Mulai 5 Februari

Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021).
Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021). (Dok. kai.id)

“GeNose sudah mendapat izin edar dari Kemenkes dan sudah disetujui oleh Satgas Covid-19 dengan dikeluarkannya surat edaran, sehingga kami yakin alat ini sudah teruji untuk digunakan sebagai alat penyaringan Covid-19 di simpul-simpul transportasi seperti di stasiun,” kata dia.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu mengungkapkan GeNose ini akan menambah pilihan bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan selain tes rapid antigen dan PCR, yang menjadi syarat perjalanan transportasi kereta api jarak jauh.

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan, seiring berjalannya waktu, alat GeNose yang menggunakan artificial intelligent akan semakin akurat.

Dia menegaskan alat GeNose ini adalah sebagai alat penyaringan (screening) dan bukan sebagai alat pengganti PCR Test.

“GeNose sudah diuji validasinya dengan 2.000 sampel dan akurasinya sudah 90 persen. Semakin banyak dipakai alat ini akan semakin akurat karena akan selalu di update oleh tim dari UGM,” kata Bambang.

Baca: Luhut Berencana Gunakan GeNose C-19 secara Massal di Fasilitas Umum: Mesinnya Akan Makin Pintar

Tim Penemu GeNose dari UGM, Eko Fajar, mengatakan riset terhadap GeNose sudah dilakukan sejak lama dan sampai saat ini masih terus disempurnakan agar bisa dimanfaatkan lebih banyak lagi oleh masyarakat.

“Kami sudah mulai riset sejak 2009 hingga sekarang. Riset kami akhirnya membuahkan hasil dan sudah mulai digunakan masyarakat. Terima kasih atas dukungan Menristek dan Menhub. Kami masih terus menyempurnakan alat ini agar bisa digunakan di seluruh lini. Kami mohon dukungan dari seluruh masyrakat Indonesia,” ujar Eko.

Penggunaan GeNose sebagai salah satu syarat perjalanan kereta api jarak jauh selain tes rapid antigen dan PCR, tercantum di dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Kemudian, Kemenhub menindaklanjutinya dengan menerbitkan Surat Edaran No 11 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Perkeretaapian Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Pada SE No 11 disebutkan bahwa individu yang akan melakukan perjalanan menggunakan KA antar kota mulai 26 Januari sampai dengan 8 Februari 2021, wajib menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose atau rapid test antigen atau RT-PCR yang menyatakan negatif Covid-19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan untuk perjalanan KA antar kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

(Tribunnewswiki/Tyo/Kontan/Virdita Ratriani/Kompas/Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai 5 Februari, GeNose Sudah Bisa Digunakan di 2 Stasiun" dan "Tarif Rp 20.000, ini 4 stasiun KAI yang sediakan layanan GeNose C19"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved