Zhou menarik Liu untuk berbicara, kemudian mereka bertengkar hebat.
Zhou tiba-tiba mengeluarkan pisau buah sepanjang 20 cm dari sakunya, dan menikamnya langsung ke dada dan perut Liu.
Wanita itu ambruk di tempat dan Zhou yang ketakutan kabur meninggalkan tempat kejadian.
Liu ditemukan oleh warga yang lewat dan dibawa ke rumah sakit darurat, tetapi sudah terlambat.
Wanita itu meninggal secara tragis karena kehilangan banyak darah.
Setelah serangan itu, Zhou bersembunyi di rumahnya di Distrik Sanya, Kota Taipei Baru, Taiwan.
Polisi Kota Taoyuan dengan cepat membentuk tim khusus untuk menyelidiki identitas dan lokasi tersangka.
Polisi mengajukan surat perintah penangkapan ke Kantor Kejaksaan untuk menahan Zhou.
Mengetahui dia tidak bisa melarikan diri, Zhou akhirnya mengaku di kantor polisi.
Hanya dua jam sejak kejadian, Zhou menyerahkan diri dan dikenai tuduhan pembunuhan.
Selama proses interogasi, Zhou menyatakan bahwa dia dan Liu memiliki keluarga sendiri, tetapi muncul karena cinta satu sama lain.
Liu adalah seorang karyawan dari sebuah restoran cepat saji.
Namun belakangan ini, Zhou meragukan kekasihnya dan menudingnya sudah berselingkuh dengan pria lain.
Zhou cemburu buta karena tidak punya bukti yang mendukung tuduhannya.
Selain itu, Zhou sedang mabuk pada saat itu, jadi dia bertindak tanpa berpikir.
Zhou berkata bahwa pada saat itu dia tidak dapat mengendalikan pikiran dan tindakannya.
Ia mengaku hanya ingin memberi pelajaran kepada Liu, dan secara tak terduga menyebabkan pembunuhan yang mengerikan.
Zhou juga mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas perilakunya.
Kasus ini dirujuk ke Kejaksaan Kota Taoyuan untuk penyelesaian.
Selama persidangan pertamanya, Zhou menyatakan bahwa dia tidak berniat membunuh.
Namun, pengadilan menemukan bahwa motif Zhou sangat jelas, jadi dia menghadapi hukuman minimal 10 tahun penjara.
Sidang kasus ini masih berlangsung.
(tribunnewswiki.com/hr)