Seringkali berubah dan bertambah fungsinya
Hal ini mempersulit perangkat lunak pencegah virus untuk melacak sifat muatan (payload) terakhir karena rangkaian unsur-unsur perangkat perusak berubah terus-menerus.
Perangkat perusak seperti ini menggunakan aras penyandian aman berkas ganda (multiple file encryption levels).
Menghalangi Sistem Pelacak Penerobosan (Intrusion Detection Systems [IDS]) sesudah pemasangan yang berhasil
Tidak ada keanehan dengan jaringan yang dapat dilihat.
Perangkat perusak seperti ini bersembunyi di dalam lalu lintas web.
Lebih siluman dalam pemakaian lalu lintas dan sumber daya.
Menghalangi penyandian aman cakram (disk encryption)
Data dicuri sewaktu pengawasandian aman (decryption) dan penayangan.
Perangkat perusak seperti ini dapat merekam ketikan, kata sandi dan cuplikan layar (screenshot).
Menghalangi Pencegahan Hilangnya Data (Data Loss Prevention [DLP])
Hal ini menyebabkan pelindung data untuk tidak berjalan dengan lancar dan mengakibatkan ketidaksempurnaan dalam pengaitkataan (tagging) metadata, tidak semuanya dikaitkatakan.
Pengacau dapat menggunakan penyandian aman untuk memangkal (port) data.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/KOMPAS)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengguna Android Harus Waspada, Ada Malware Disebar lewat WhatsApp