Dia kemudian diuji melalui usap anal.
Pria itu, yang dikurung di fasilitas terpusat untuk observasi medis sebagai kontak dekat dengan pasien Covid-19 lain awal bulan ini, kemudian dipastikan terkena virus, pejabat itu mengatakan pada konferensi pers.
Baca: Jangan Sembarangan Lakukan Swab Antigen Tanpa Bantuan Tenaga Profesional, Ini Bahayanya
Baca: Teka-teki Tes Swab Rizieq, MER-C Sebut Hasilnya Sudah Keluar Tapi Tak Bisa Publikasikan
Usap anal memerlukan penyeka kapas berukuran tiga sampai lima sentimeter ke dalam anus dan memutarnya dengan lembut.
Dalam video yang diposting online oleh surat kabar yang didukung pemerintah, Global Times, Zhang Wenhong dari Rumah Sakit Huashan di Shanghai, mengatakan bahwa usapan semacam itu dapat berguna dalam membantu meminimalkan risiko kambuh setelah pemulihan.
"Mungkin ada jejak virus corona yang terdeteksi di rongga perut feses dan usus," kata Zhang seperti dikutip dalam laporan itu.
Pekan lalu, seorang pejabat kota Beijing mengatakan bahwa usapan anal diambil dari lebih dari 1.000 guru, staf, dan siswa di sebuah sekolah dasar di kota itu setelah infeksi ditemukan di sana.
Usap hidung dan tenggorokan serta sampel serum juga dikumpulkan untuk pengujian.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka, Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dianggap Lebih Akurat Deteksi Covid-19, China Pakai Metode Swab Anal