Nunuk Nuraini Meninggal, Indomie Racikannya Pernah Jadi Ramen Terenak di Dunia

Semasa hidupnya, Nunuk Nuraini dikenal sebagai peracik bumbu mi instan bermerek Indomie


zoom-inlihat foto
nunuk-nuraini-indomie.jpg
Hai.grid.id
Nunuk Nuraini, peracik bumbu mi instan bermerek Indomie. Indomie racikannya pernah dinobatkan jadi ramen terenak di dunia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nunuk Nuraini, peracik bumbu Indomie yang legendaris, meninggal pada Rabu (27/1/2021).

Nunuk Nuraini semasa hidupnya bertugas meracik varian rasa baru dari mi instan bermerek Indomie buatan PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang sangat laris di tanah air.

Tidak hanya itu, Indomie racikannya juga mendunia dan pernah dinyatakan sebagai ramen terenak di dunia.

Dilansir dari Kompas TV, Nunuk yang merupakan lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung jurusan Teknologi Pangan dikenal sangat ahli dalam meracik setiap varian rasa Indomie.

Hingga saat ini, Indomie memiliki puluhan varian rasa yang beraneka ragam, di antaranya rasa Rendang, Rasa Sambal Matah, Rasa Salted Egg (Telur Asin), Rasa Kari Ayam, Rasa Soto Spesial, Rasa Ayam Geprek, Rasa Sambel Ijo, dan masih banyak lagi.

Cita rasa Indomie ini bahkan tidak hanya melekat pada masyarakat Indonesia saja, melainkan juga menjadi favourite hingga luar negeri.

Populer hingga Mancanegara

Seiring berjalannya waktu, Indomie kian populer bahkan hingga ke mancanegara, seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan, bahkan telah menjangkau negara kawasan Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika.

Baca: Indomie

Baca: Viral Foto Bumbu Indomie Goreng di Jawa dan Luar Jawa yang Berbeda, Begini Tanggapan dari Indofood

Nunuk Nuraini bersama Indomie racikannya.
Nunuk Nuraini bersama Indomie racikannya. (Kompas TV)

Kepopuleran Indomie merambah hingga ke luar negeri tak lepas dari usaha PT Indofood Sukses Makmur sejak pertama kali memasarkannya ke negara lain tahun 1992.

"Kalau bicara populer, Indomie itu sejak tahun 1992, jadi sudah mengakar, dan original yang pertama," ujar Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang, melansir pemberitaan Kompas.com (8/6/2017).





Halaman
123
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved