Laporan Resmi Polisi Filipina: Pramugari Christine Tidak Diperkosa dan Tidak Dibunuh

Aneurisma aorta yang semakin besar dapat pecah dan menyebabkan perdarahan yang hebat yang dapat berakibat fatal.


zoom-inlihat foto
pramugari-filipina-97821444.jpg
EVA.VN
Polisi Filipina akhirnya menyatakan resmi bahwa penyebab kematian pramugari Christine Angelica Dacera adalah aneurisma aorta dan menyatakan bahwa Christine tidak diperkosa dan tidak dibunuh.


Spekulasi Penyebab Kematian Christine

Pada 14 Januari 2021, polisi Filipina secara resmi mengumumkan kesimpulan autopsi Christine yang terkenal meninggal di hotel.

Polisi menyimpulkan bahwa Christine meninggal karena aorta pecah.

Namun, Sharon Dacera, ibu korban, tidak menerima penilaian tersebut.

Menurut Sharon, putrinya meninggal karena diperkosa hingga meninggal.

Sebelumnya, banyak surat kabar juga berhipotesis bahwa Christine diperkosa beramai-ramai sampai mati oleh teman-temannya di pesta itu.

11 tersangka yang menghadiri pesta Tahun Baru bersama Christine telah diidentifikasi dan diselidiki.

“Putri saya diperkosa dan meninggal. Tidak ada penyebab lain, ”kata Sharon Dacera.

Pada 1 Januari, polisi menemukan tubuh Christine di pemandian Garden City Grand Hotel di Makati, Filipina. Luka muncul di lengan dan kaki Christine.

Jejak sperma juga ditemukan di tubuh korban.

“Jika Anda melihat tubuh Christine, jika Anda seorang ibu, Anda pasti akan mengerti rasa sakit fisik yang diderita putri saya. Ada banyak luka, memar pada gadisku. Saya tidak bisa menerima kesimpulan autopsi itu,” kata Dacera.

Kejaksaan mengatakan, dari kesimpulan autopsi terbaru dan bukti yang dikumpulkan, tidak ada cukup bukti untuk memverifikasi bahwa Christine mengalami pelecehan seksual atau pemerkosaan.

Keluarga korban menyerukan tekanan dari masyarakat untuk memecat petugas koroner karena "merusak autopsi".

"Kami percaya pecahnya arteri adalah salah satu penyebab kematian, tetapi kemungkinan besar itu berasal dari serangan sebelum Christine meninggal," kata Brick Reyes, salah seorang pengacara untuk keluarga Christine, menanggapi kesimpulan penilaian yang dipublikasikan resmi.

Karena keluarga membutuhkan pemeriksaan ulang, autopsi kedua akan dilakukan oleh National Bureau of Investigation of the Philippines (NBI).

Ferdinand Lavin, Wakil Direktur NBI, mengatakan jenazah Christine tidak lagi dalam kondisi terbaik untuk pemeriksaan, tetapi mereka akan melakukan yang terbaik.

Pada 5 Januari, polisi membebaskan 3 tersangka terkait kematian Christine dan terus menyelidiki lebih lanjut.

"Kami tidak melakukan kesalahan apa pun," kata John Paul Halili, satu dari tiga tersangka yang dibebaskan.

Tersangka lainnya Gregorio de Guzman mengklaim bahwa 11 orang yang menghadiri pesta bersama Christine adalah gay sehingga mereka tidak mungkin memperkosa pramugari Phillipines Airlines tersebut.

Dengan kesimpulan bahwa penyebab kematian adalah pecahnya aorta, kasus Christine menjadi semakin misterius, menurut Daily Mail.





Halaman
1234
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved