Penerbangan Terdampak Pandemi Covid-19, Pilot Banting Setir Jadi Kuli Bangunan, Pramugari Jual Buah

Berikut ini kisah pilot dan pramugari yang alih profesi demi bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pilot-bekerja-di-kokpit-pesawat-sabtu-2982020.jpg
Pixabay/imcockpit
Ilustrasi pilot bekerja di kokpit pesawat, Sabtu (29/8/2020). ---- Berikut ini kisah pilot dan pramugari yang alih profesi demi bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19


Dara bernama Marielle Enrique alias Em Enrique tersebut adalah salah satu dari ribuan korban pemutusan hubungan kerja ( PHK) dari maskapai penerbangan di Filipina.

Industri penerbangan Filipina memang terpukul keras oleh pandemi virus corona sehingga berdampak pada pengurangan tenaga kerja.

Dilansir dari Business News Philipphine, Em Enrique mengaku bahwa dia telah bekerja sebagai pramugari selama lima tahun.

Namun, karena pandemi virus corona menghantam keras industri penerbangan, maskapai tempat dia bekerja dahulu mulai mengurangi jumlah karyawan.

Dia termasuk di antara karyawan yang dipecat oleh eks maskapai tempatnya bekerja.

Pemecatan itu membuatnya bersedih.

Baca: 10 Pertanyaan yang Sebaiknya Tidak Kamu Ucapkan Kepada Pramugari

Sebenarnya, Em Enrique memiliki tabungan ketika masih bekerja sebagai pramugari.

Namun, uang tabungannya mulai terkuras untuk membiayai operasi ibunya yang tengah sakit.

Hingga akhirnya uang tabunganya habis untuk membiayai perawatan sang ibu,

Em Emrique mulai cemas dan khawatir untuk menyambung hidup.

Tetapi, dia tidak terlalu lama terjerembab dalam kubangan keputusasaan.

Em Enrique mulai memutar otak agar dia bisa menyambung hidup.

Dia akhirnya memutuskan berjualan buah-buahan dan sayur-sayuran secara online.

Baca: Lewat Video TikTok, Pramugari Ini Beberkan Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Minum Air di Pesawat

“Aku mengambil kesempatan ini untuk beristirahat (dari dunia penerbangan). Aku harus melakukan sesuatu untuk menjaga kesehatan mentalku. Aku harus membuat diriku sibuk,” kata Em Enrique.

Untuk saat ini, mengingat permintaan alpukat sedang tinggi, Em Enrique memutuskan untuk berfokus menjual buah tersebut.

Dua hari sejak menjual buah-buahan secara online, Em Enrique berhasil menjual sekitar 80 kilogram hingga 100 kilogram alpukat dalam sehari.

Meski pendapatannya kini jauh di bawah gajinya ketika masih berstatus sebagai pramugari, Em Emrique mengaku bahwa yang penting dia masih bisa mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

Dia juga mendorong orang-orang yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi virus corona seperti dirinya untuk tidak menyerah.

“Kita dapat mengembangkan potensi kita. Jadi, ambil kesempatan itu untuk mengembangkan diri kita,” ujar Em Emrique.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Imbas Covid-19, Pilot Ini Banting Setir Jadi Kuli Bangunan, Pramugari Jualan Elpiji

(TribunnewsWiki.com//Tribunnews/KompasTV)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved