Potensi Gempa Bumi Tinggi, BMKG: Banyak Sesar Aktif di Jawa Barat

"Hampir semua pantai selatan Jawa Barat mempunya potensi diterjang tsunami sangat tinggi, karena berhadapan langsung dengan subduksi," kata Hendro


zoom-inlihat foto
ilustrasi-gempa-bumi-di-wilayah-bandung.jpg
tribunnews.com
Ilustrasi: Gempa bumi yang mengguncang wilayah Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020) malam disebabkan aktivitas Sesar Garsela.


Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan bahwa selama Januari 2021 telah terjadi peningkatan aktivitas gempa bumi di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono kepada Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Terdapat 4 fakta meningkatnya aktivitas gempa bumi di Indonesia pada bulan Januari 2021.

1. Lebih aktif daripada tahun 2020

Daryono mengungkapkan bahwa wilayah Indonesia saat ini tampaknya memang sedang mengalami peningkatan aktivitas gempa bumi lebih signifikan dengan guncangaan yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

"Selama periode tanggal 1 hingga 20 Januari 2021 saja, BMKG sudah mencatat gempa dirasakan sebanyak 52 kali," kata Daryono.

Jumlah tersebut terasuk dala golongan tinggi.

Pasalnya, sejak tanggal 1 hingga 20 Januari 2021 hampir setiap hari terdapat kejadian gempa.

Hanya 2 hari saja yaitu tanggal 10 dan 17, tidak terjadi gempa yang dirasakan oleh masyarakat.

Terlebih pada tanggal 14 Januari 2021 lalu di wilayah Indonesia terjadi gempa yang guncanganya dirasakan oleh masyarakat sebanyak 8 kali.

Gempa 5,4 SR terjadi di Rangkasbitung, Banten Selasa (7/7/2020) siang.
Gempa 5,4 SR terjadi di Rangkasbitung, Banten Selasa (7/7/2020) siang. (Twitter/infoBMKG)

2. Penyebab gempa belum diketahui

"Adanya femomena peningkatan aktivitas gempa ini belum dapat diketahui sebabnya," ucap Daryono.

Meski deikian, ia menegaskan bahwa yang pasti gempa bumi merupakan proses pelepasan energi yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa setelah mengalami akumulasi medan tegangan yang sudah berlangsung sejak lama.

3. Aktivitas gempa sulit dijelaskan

Disebutkan bahwa gejala meningkatnya aktivitas gempa pada waktu-waktu tertentu masih sulit untuk dijelaskan.

Namun, terdapat dugaan bahwa karena adanya perubahan pola tegangan global, regional, bahkan lokal tampaknya dapat menjadi penyebab gejala ini.

4. Perlu mitigasi gempa sejak dini

Daryono menyebut, untuk sekarang ini yang paling penting adalah bagaimana kita dapat mengenali dan membedakan berbagai macam kejadian bencana gempa yang terjadi.

Hal ini penting dilakukan untuk pengkajian adanya bahaya dan risiko gempa dalam upaya mitigasi, agar dapat memperkecil dampak kerusakan fisik pada bangunan dan infrastruktur serta menghindari jatuhnya korban baik manusia yang tidak perlu terjadi.

(Tribunnewswiki/Septiarani, Kompas.com/Ellyvon)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi" dan "BMKG: 4 Fakta Peningkatan Aktivitas Gempa Januari 2021 Dibandingkan 2020"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved