TRIBUNNEWSWIKI.COM - Varian baru Covid-19 ditemukan di Bavaria, Jerman, begini faktanya.
Mutasi virus corona baru telah ditemukan di antara 35 pasien terinfeksi di Garmisch-Partenkisrchen, Bavaria, Jerman.
Varian virus yang ditemukan tersebut berbeda dengan yang ditemukan di Inggris.
Meski demikian, para dokter tidak mengetahui apakah varian baru yang ada di Jerman ini sangat menular atau tidak.
Temuan varian baru Covid-19 pada 35 pasien di sebuah rumah sakit bagian Selatan Jerman ini diketahui pada Senin (18/1/2021).
Selain belum diketahui apakah bisa sangat menular, belum diketahui pula seberapa mematikannya varian baru ini.
Hal tersebut diungkap Direktur Pelaksana Klinik Garmisch-Partenkirchen, Frank Niederbühl.
"Faktanya, tidak mesti varian baru lebih menular," imbuh Frank Niederbühl.
Wakil Direktur Medis, Clemens Stockklausner menjelaskan, temuan itu tidak perlu membuat panik.
"Kita harus menunggu urutan lengkapnya. Kita tidak bisa mengatakan sama sekali pada saat ini apakah [mutasi] ini punya relevansi klinis," ujar Stockklausner kepada wartawan, dikutip dari Deutsche Welle.
Sampel varian baru tersebut kemudian dikirim ke Rumah Sakit Charite Berlin untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Varian baru di Jerman berbeda dengan di Afrika Selatan dan Inggris
Stockklausner menegaskan bahwa mutasi baru itu berbeda dengan yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.
Kedua varian ini lebih menular, meskipun tidak ada yang menyebabkan angka kematian lebih tinggi.
Namun, satu hal yang mungkin signifikan adalah varian baru tidak akan mengurangi dampak dari vaksin yang saat ini ditawarkan, menurut para ahli medis.
Tingkat infeksi baru di Jerman telah menurun dalam beberapa hari terakhir dan unit perawatan intensif untuk pasien virus corona telah turun 10-15 persen, menurut Menteri Kesehatan Jens Spahn.
Pejabat tinggi kesehatan Jerman juga mengatakan pengujian intensif terhadap komuter lintas batas harus diperkenalkan untuk membantu mencegah varian baru memasuki negara itu.
Jumlah kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi di Jerman naik sebanyak 7.141 kasus pada Senin, menurut Robert Koch Institute (RKI) untuk penyakit menular.
Meski angka kasusnya lebih sedikit daripada Senin lalu, tetapi angka harian dari Bavaria dan Rhineland-Palatinate tidak lengkap, RKI menegaskan.
16 Perdana Menteri Jerman akan bertemu Kanselir Jerman Angela Merkel pada Selasa ini untuk membahas kemungkinan langkah-langkah lebih ketat.