Akan tetapi, ia meminta agar para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk selalu mematuhi aturan hukum dan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.
Sandiaga menuturkan, Indonesia memang menjadi salah satu pilihan destinasi wisata workcation, yaitu bekerja sembari berlibur.
"Saya mendapat kabar dari salah satu kantor 80 persen dari pegawai ekspatriatnya memutuskan untuk tinggal di Bali bekerja sebagai remote working," ujarnya.
Baca: #Bali Jadi Trending Topik, Warganet Geram Soal Bule Buat Buku Ajak WNA Hidup Murah di Bali
Baca: Diserang soal Visa dan Pajak, Bule Berinisial KG Mengaku Jadi Korban Rasisme Warganet Indonesia
"Ini harus kita sikapi baik-baik, bahwa setiap kegiatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mengacu pada hukum dan perundang-undangan yang berlaku," lanjutnya.
Oleh karena itu, ia meminta agar semua orang tidak terpecah belah oleh isu-isu yang bisa menimbulkan pro dan kontra.
Sandiaga juga mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Tentunya setelah dari sisi kesehatannya kita pulih dari Covid-19," tuturnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Imam Rosidin)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray"