TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang mantan Satpam di Ngawi, MJW (35) diciduk oleh polisi.
MJW diamankan seusai menodai dua gadis berusia 16 tahun.
Kedua korban MJW masih duduk di bangku sekolah.
Pria itu menggunakan modus memberi janji palsu, yakni akan menikahi dan memberi sejumlah uang.
“Perlaku memberikan janji-janji akan dinikahi dan menggunakan uang sebagai sarana bujuk rayunya, atau dibelikan jam dan sepatu,” kata Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya, dikutip Kompas.com, Senin (18/1/2021).
Mengetahui korban lapor polisi, pelaku sempat ketakutan.
Ia bersembunyi di rumah salah satu saudaranya.
Setelah dibekuk polisi, duda beranak lima tersebut tak mengelak telah melakukan perbuatan keji.
“Korbannya ada 2, pelaku ini dulunya bekerja sebagai satpam sekolah,” ujar Winaya
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 (2) atau Pasal 82 (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tetang Penetapan PERPU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.
”Ancaman pidana penjaranya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” ujar Winaya.
Kasus Dukun Cabul di Wonogiri, Modus Buka Aura
Baca: Hasil Autopsi Pramugari Filipina Ungkap Penyebab Kematian Bukan Diperkosa: Ibu Korban Tak Terima
Kasus serupa yang diberitakan sebelumnya, seorang dukun cabul asal Wonogiri ditangkap polisi.
Pelaku bernama Pardi alias Edi, mengaku memiliki ilmu sebagai paranormal.
Ia meyakinkan seluruh korbannya jika dirinya mempunyai kekuatan khusus yang dapat membuka aura.
Dukun cabul yang juga predator anak tersebut mengatakan dirinya bisa membuka aura agar masa depan korban lebih cerah.
“Jadi tersangka ini mengaku dirinya sebagai paranormal yang memiliki ilmu sakti dapat membuka aura para korban agar masa depannya nanti lebih baik. Tersangka juga menjanjikan mampu menjadi korban disegani masyarakat setelah auranya dibuka,” ujar Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, Selasa (12/1/2021) siang.
Namun usaha Pardi tak sembarangan, agar modusnya tak dikenali, ia menawarkan jasanya secara gratis.
Ia membujuk korban saat bertemu di pengajian yasinan hingga di warung makan.
Korban yang tertarik pun akhirnya dicabuli oleh Edi.
Baca: Polisi Bengkulu Ciduk Pria Cabul, Pamerkan Alat Vital dan Lakukan Masturbasi di Depan Remaja Putri
Baca: Dukun Cabuli Pasien Wanita, Nekat Bohong Bisa Sembuhkan Corona Ternyata Seorang Sopir Angkot