Diserang soal Visa dan Pajak, Bule Berinisial KG Mengaku Jadi Korban Rasisme Warganet Indonesia

Warganet senggol visa, pajak, dan buku yang dibuatnya karena mengarahkan WNA masuk secara ilegal, bule KG di Bali malah ngaku jadi korban rasisme.


zoom-inlihat foto
viral-tagar-bali-di-twitter-soal-bule-ajak-wna-datang-ke-bali-di-tengah-pandemi.jpg
Twitter/gastricslut
Tagar Bali menjadi trending topik di Twitter sejak Minggu (17/1/2021) karena ada bule ajak WNA ramai-ramai datang dan menetap ke Bali di tengah pandemi covid-19 tanpa harus membayar pajak.


Warganet pun terus mengeruduk akun KG hingga membuat akun twitter WNA dan pacarnya menghilang.

Namun tak sampai di situ, KG yang merasa disudutkan kemudian mencoba menjadi korban dan mengatakan jika para WNI rasis.

Ia menuliskan di Instagram Storynya jika warga Indonesia tak menyukai dirinya tinggal di Bali karena ia berkulit hitam.

Kemudian tulisan KG tersebut ditanggapi oleh Permadi Arya di akun Twitternya.

Permadi Arya mengatakan jika Indonesia tak peduli warga kulit KG, mereka hanya mempermasalahkan soal isi buku miliknya.

"Warga Indonesia nggak ada masalah dengan warna kulitmu atau kamu menjadi queer, tapi kamu tinggal di Bali secara ilegal dengan status visa yang sudah tak berlaku, kamu juga nggak bayar pajak, masih buat buku panduan bagaimana pindah (ke Bali) sekaligus mendukung berpergian di tengah pandemi," tulis Permadi Arya pada Senin (18/1/2021) siang.

Padahal yang dipermasalahkan oleh warganet adalah tanggung jawab dirinya soal buku yang ditulisnya.

Pasalnya sejak dicuitkannya utas soal Bali, banyak WNA seperti dirinya akan masuk ke Indonesia.

Yakni dengan menggunakan visa turis dan akan tinggal di Bali dalam waktu yang lama namun tak membayar pajak seperti warga lokal.

Hal tersebut ditakutkan akan dijadikan sasaran empuk para turis asing yang tak memiliki uang bisa dengan mudah masuk Indonesia.

Para turis yang tak memiliki uang tersebut bisa tinggal dalam waktu yang lama karena tak bisa kembali ke negara asalnya.

Mereka pun akan menjadi masalah tersendiri bagi Indonesia.

(TribunnewsWiki.com/Restu)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved