Peringatan Dini BMKG Senin 18 Januari 2021: Waspadai Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi puting beliung, hujan lebat disertai petir dan kilat.


zoom-inlihat foto
badan-meteorologi-klimatologi-dan-geofisika-bmkg.jpg
bmkg.go.id
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) telah merilis prakiraan cuaca dan peringatan dini seputar cuaca yang akan terjadi pada Senin (18/1/2021).

Dalam website resminya, BMKG memprediksi keadaan cuaca dari setiap wilayah di Indonesia yang dirilis pada 17 Januari 2021.

Dalam keterangannya, BMKG menjelaskan, potensi hujan lebat untuk periode 15-18 januari 2021 yakni terdapat di sebagian besar daerah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi (bagian utara, barat dan selatan), dan sebagian besar Maluku dan Papua.

Untuk periode 16-18 Januari 2021, masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrim, meliputi puting beliung, hujan lebat disertai petir dan kilat, hujan es dan sebagainya.

Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrim tersebut.

Dampak tersebut meliputi, banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Baca: Penjarahan di Mamuju, Mensos Risma : Warga Kelaparan, Kita Harus Bisa Baca Situasi

Adapun daerah yang diperkirakan terkena cuaca ekstrim, yaitu :

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sementara itu, narasi yang tertera pada keterangan BMKG dalam web.meteo.bmkg.go.id menyebut, adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Selat Malaka hingga Aceh dan Laut Timor hingga Laut Arafuru bagian timur.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Sumatera Barat hingga Bengkulu, Jawa Timur hingga Bali serta di Papua.





Halaman
1234
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved