TERNYATA Inilah Efek Samping Vaksin Covid-19 dari Merk Sinovac, Mulai dari Ringan hingga Berat

Inilah efek samping dari vaksin Covid-19 merk Sinovac, mulai dari yang ringan hingga yang berat yang bisa dirasakan


zoom-inlihat foto
str-afp.jpg
AFP
Seorang pekerja medis menunjukkan botol vaksin Biotek Sinovac melawan virus corona COVID-19 di pusat perawatan kesehatan di Yantai, di provinsi Shandong, China timur pada 5 Januari 2021.


UPDATE Vaksin Covid-19: Di Norwegia, 23 Lansia Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Pfizer

Norwegia melaporkan 23 kematian pada orang lanjut usia (lansia) setelah disuntik vaksin corona merk Pfizer/BioNTech.

Para lansia ini meninggal dunia setelah disuntik dosis pertama vaksin virus Corona Pfizer.

Sebanyak 13 di antara mereka, meninggal dunia akibat efek samping dari vaksin tersebut, demikian dilaporkan Daily Star, Jumat (15/1/2021).

Reaksi umum terhadap vaksinasi yang terjadi pada orang-orang di Norwegia ini adalah demam dan mual.

Pejabat kesehatan Norwegia tidak mengungkapkan keprihatinan tetapi menyesuaikan pedoman mereka untuk vaksin tersebut.
Pejabat kesehatan Norwegia tidak mengungkapkan keprihatinan tetapi menyesuaikan pedoman mereka untuk vaksin tersebut. (AFP VIA GETTY IMAGES)

“Mungkin telah berkontribusi pada hasil yang fatal pada beberapa pasien yang lemah,” menurut Sigurd Hortemo, kepala dokter di Badan Obat Norwegia.

Ke-13 orang yang menderita efek samping adalah pasien panti jompo dan setidaknya berusia 80 tahun.

Pejabat kesehatan tidak mengungkapkan keprihatinan tetapi mereka menyesuaikan pedoman mereka tentang siapa yang harus menerima vaksin.

Steinar Madsen, direktur medis badan tersebut, mengatakan: "Sangat jelas bahwa vaksin ini memiliki risiko yang sangat kecil, dengan pengecualian kecil untuk pasien yang paling lemah.

"Dokter sekarang harus mempertimbangkan dengan cermat siapa yang harus divaksinasi."

"Mereka yang sangat lemah dan pada akhir hayat dapat divaksinasi setelah penilaian individu.”

Lebih dari 30.000 orang di Norwegia telah menerima suntikan pertama vaksin Pfizer atau Moderna sejak bulan lalu, menurut angka resmi.

Seorang petugas kesehatan di Israel mengambil botol vaksin Pfizer / BioNTech di pusat yang dibuka oleh otoritas Tel Aviv.
Seorang petugas kesehatan di Israel mengambil botol vaksin Pfizer / BioNTech di pusat yang dibuka oleh otoritas Tel Aviv. (JACK GUEZ / AFP)

Perusahaan farmasi Pfizer mengatakan telah mengetahui kematian yang dilaporkan di Norwegia dan bekerja sama dengan Badan Obat Norwegia untuk mengumpulkan semua informasi yang relevan.

Vaksin Pfizer adalah satu dari tiga yang telah diizinkan untuk digunakan di Inggris, bersama dengan yang diproduksi oleh AstraZeneca dan Moderna.

Seorang juru bicara perusahaan Pfizer mengatakan: "Otoritas Norwegia telah memprioritaskan imunisasi penduduk di panti jompo, kebanyakan dari mereka sangat lanjut usia dengan kondisi medis yang mendasarinya dan beberapa yang sakit parah."

"Badan Pengobatan Norwegia mengonfirmasi jumlah insiden sejauh ini tidak mengkhawatirkan, dan sesuai dengan ekspektasi," demikian pernyataan juru bicara Pfizer tersebut.

Kasus Kematian Pertama di Swiss

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di Swiss.

Seorang pasien vaksin virus Corona meninggal dunia lima hari setelah menerima suntikan Pfizer.

Sama seperti di Norwegia, pasien ini juga seorang lansia dan penghuni panti jompo.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved