62.560 Vaksin Covid-19 Sinovac Didistribusikan ke Jawa Tengah

Efek samping tersebut berupa efek samping lokal yaitu nyeri, iritasi dan pembengkakkan, serta efek samping sistemik.


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-19-ok-2112111788.jpg
The JAKARTA POST
Ilustrasi aturan vaksinasi virus Covid-19 di Indonesia resmi terbit. Ada enam kelompok diprioritaskan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah akhirnya meresmikan dimulainya vaksinasi massal Covid-19 di Indonesia.

BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat dan MUI mengeluarkan fatwa halal pada Senin (11/1/2021) lalu.

Izin penggunaan darurat diberikan berdasarkan kemanjuran yang mencapai 65,3 persen dan memenuhi persyaratan WHO.

Kepala BPOM, Penny Lukito menyampaikan persetujuan penggunaan darurat vaksin Covid-19 pada Senin (11/1/2021), dalam program Breaking News Kompas TV, Rabu (13/1/2021).

"Badan POM memberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergensi."

Penny menambahkan, efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang.

Efek samping tersebut berupa efek samping lokal yaitu nyeri, iritasi dan pembengkakkan, serta efek samping sistemik berupa, nyeri otot, fetik dan deman.

Presiden Jokowi disuntik Vaksin Covid-19.
Presiden Jokowi disuntik Vaksin Covid-19. (Youtube via Tribunnews)

Frekuensi efek samping dengan derajat berat, yaitu sakit kepala, gangguan di kulit atau diare yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 sampai 1 persen.

Efek samping tersebut merupakan efek samping yang tidak berbahaya dan dapat pulih kembali.

Karena masih ada sekitar 35 persen penerima vaksin yang berpotensi tetap terpapar Covid-19, maka protokol kesehatan tetap diterapkan meski vaksinasi telah dilakukan.

Baca: Sesaat Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Jokowi: Oh Enggak Berasa Sama Sekali











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved