Hari Ini dalam Sejarah 13 Januari 1915: Gempa Dahsyat di Avezzano Menewaskan 30.000 Penduduk

Gempa Avezzano tercatat sebagai salah satu gempa terdahsyat yang tercatat dalam sejarah Italia.


zoom-inlihat foto
bangunan-rusak-akibat-gempa.jpg
United States Geological Survey
Bangunan rusak akibat gempa di Avezzano, 13 Januari 1915

Gempa Avezzano tercatat sebagai salah satu gempa terdahsyat yang tercatat dalam sejarah Italia.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gempa bumi dahsyat di Italia bagian tengah pada 13 Januari 1915, tepat 106 tahun silam, merenggut nyawa sekitar 30.000 penduduk.

Terjadi pada pukul 07.52 waktu setempat, gempa ini bermagnitude 6.7 dan dan episenternya ada di Kota Avezzano.[1]

Gempa besar ini menyebabkan lebih dari 200 desa di Dataran Fucino rusak parah.

Gempa Avezzano tercatat sebagai salah satu gempa terdahsyat yang tercatat dalam sejarah Italia.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 12 Januari 2010: Gempa Dahsyat di Haiti Menewaskan 316.000 Penduduk

Reruntuhan bangunan akibat Gempa Avezzano
Reruntuhan bangunan akibat Gempa Avezzano (Wikimedia Commons)

  • Latar geologis


Selain Yunani dan Romania, Italia adalah negara di Eropa yang paling beresiko terkena gempa.

Penyebab gempa-gempa ini adalah pergerakan lambat Benua Afrika ke arah utara.

Seluruh wilayah Mediterania adalah zona tumbukan antara Afrika dan Eropa. Pergerakan lempeng-lempeng di Italia adalah tumbukan frontal.

Bagian wilayah Italia yang berbentuk seperti “sepatu boot” adalah bagian dari Lempeng Afrika yang menekan Eropa seperti paku yang dipukulkan pada papan.

Konsekuensi yang paling jelas dari pergerakan ini adalah lipatan pergunungan Alpen. Tumbukan ini juga menyebabkan pergerakan di “poros sepatu boot Italia

Pegunungan Appenine yang menjadi inti poros tersebut diretakkan oleh beberapa patahan gempa besar. Salah satunya adalah patahan barat di Pegunungan Gran Sasso yang aktif tahun 1915.[3]

Foto udara dari atas Avezzano setelah gempa
Foto udara dari atas Avezzano setelah gempa (Commons.wikimedia.org)

Ada beberapa gempa besar yang terjadi di Italia sebelum Gempa Avezzano 1915.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 11 Januari 1567: Lotere Nasional Pertama di Inggris

Pada tahun 1693 gempa besar mengguncang Italia bagian selatan menewaskan sekitar 60.000 orang di Catania dan 93.000 orang di Napoli.

Gempa besar kembali menggunjang pada tahun 1783 di Calabria dan membunuh sekitar 50.000 jiwa.

Awal abad ke-20, tepatnya tahun 1905, kembali mengguncang Calabria dan merenggut nyawa sekitar 5.000 penduduk.

Tiga tahun kemudian gempa terkuat di Eropa terjadi di Selat Messina yang memisahkan Sisilia dari Calabria.

Gempa ini turut memicu tsunami dan menewasakan sekitar 200.000 orang. [4]

  • Kronologi dan dampak


Pada pagi hari 13 Januari 1915 pukul 07.52 waktu setempat gempa mengguncang Italia bagian tengah.

Episenter gempa terletak di Kota Avezzano,  Italia bagian selatan.

Guncangan berdurasi lebih dari satu menit dan bahkan terasa sampai di Roma.

Kota Avezzano benar-benar hancur dan hanya ada satu gedung tinggi yang masih berdiri.

Kota ini menjadi wilayah terdampak paling parah, 96 persen penduduknya dilenyapkan hampir secara bersamaan.

Struktur rumah yang lemah juga turut menyumbang banyak korban. Banyak rumah hanya dibuat dari batu sederhana dan tidak diperkuat menggunakan beton atau bahkan kayu.

Kerusakan akibat gempa terjadi di seluruh Italia bagian tengah dan Selatan, sedangkan Roma mengalami kerusakan kecil.[5]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 10 Januari: Longsor Salju Merenggut 4.000 Nyawa Penduduk Peru

  • Penyelamatan


Sekitar 30.000 orang diperkirakan tewas akibat Gempa Avezzano.

Para korban yang masih hidup dikeluarkan pelan-pelan dari reruntuhan bangunan.

Ada seorang laki-laki yang selamat, bertahan hidup di lumbung selama 25 hari menggunakan biji-bijian dan air.

Dalam waktu singkat, para pencari korban kehabisan tempat untuk membuang puing-puing bangunan karena saking banyaknya. Karena hal ini, para pekerja kemudian terpaksa menyerah.

Bahkan, E.V. Robinson menyatakan bahwa pekerjaan ekskavasi tidak sistematis dan dilakukan setengah hati.[6]

Raja Italia Victor Emmanuel III mengunjungi para korban gempa dan disambut hangat oleh mereka.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 7 Januari 1789: Pemilihan Presiden Amerika Serikat yang Pertama

Victor mendonasikan lebih dari 12.000 pound untuk perwalian dan perlindungan anak-anak yang ditinggal mati orangtuanya.

Dana itu dikelola oleh istrinya, Ratu Elena, dan digunakan untuk mendirikan fasilitas perumahan bagi anak-anak yang tidak berumah.[7]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Gempa Avezzano
Tanggal 13 Januari
   


Sumber :


1. wikivisually.com
2. www.eaee.org
3. seismo.berkeley.edu
4. news.bbc.co.uk
5. worldhistoryproject.org


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved