Kelompok Teroris Jemaah Islamiyah (JI) Dibekuk Polisi, Remaja Dilatih Bela Diri dan Rakit Bom

Villa di Bandungan, Semarang, Jawa Tengah, dijadikan pusat latihan terorisme, polisi sebut remaja dilatih bela diri dan merakit bom.


zoom-inlihat foto
tiga-tki-di-singapura-ditahan-karena-terpapar-paham-radikal-isis.jpg
Pixabay
Ilustrasi teroris


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lokasi tempat pusat latihan teroris Jemaah Islamiyah (JI) berhasil dibongkar oleh kepolisian.

Pusat latihan tersebut berada di villa yang berada di wilayah Gintungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Polisi mengatakan, anak-anak muda yang berada di situ dilatih untuk menjadi teroris.

Mereka diberi pelatihan soal bela diri dan cara merakit bom.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua RW 5 Gintungan, Rukiman, mengaku terkejut.

Pasalnya villa tersebut diketahui selalu sepi.

Bahkan selama ini dianggap tidak ada aktivitas yang mencurigakan di lokasi itu.

"Kita tidak tahu kalau ada aktivitas teroris, terus terang menjadi kaget dengan adanya kabar tersebut," katanya saat dihubungi, Minggu (27/12/2020).

Baca: Ledakan Bom Nashville: Pelaku Pengebom Teridentifikasi sebagai Anthony Warner, Tapi Bukan Teroris

Baca: Buron Teroris Bom Bali I Upik Lawanga Ditangkap di Lampung, Ada Bungker di Rumahnya

Rukiman mengatakan, selama masa pandemi corona ini diketahui tak banyak aktivitas yang dilakukan di villa itu.

Karena sepinya penyewa, pemilik villa tersebut memanfaatkannya untuk melakukan renovasi bagian bangunan yang rusak.

"Setahu saya memang sepi. Tapi beberapa kali ada aktivitas anak sekolah yang menyewa. Juga ada anak punk atau komunitas anak jalanan yang memanfaatkan untuk bakti sosial," kata Rukiman.

Namun demikian, ia tak memungkiri jika aktivitas yang dilakukan di villa tersebut selama ini cenderung tertutup.

Dari sejumlah aktivitas yang dilakukan selama ini, dirinya mengaku hanya sekali dimintai izin.

Sehingga warga sekitar juga tidak tahu apa saja aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut.

"Izinnya ya waktu anak-anak jalanan bikin acara santunan itu, selebihnya tidak pernah. Warga juga kurang tahu mengenai aktivitas di vila," kata dia.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, di pusat latihan tersebut sudah disiapkan beberapa pelatih.

Baca: Memburu Kelompok Teroris MIT di Sigi, Mabes Polri: Jika Mereka Melawan, Tembak Mati!

Baca: Anaknya Tewas Tertembak Saat Salat Jumat, Atta Ahmad Alayan: Terorisme Itu Tidak Beragama

Para pelatih ditunjuk untuk membentuk para anggotanya terampil dalam membela diri.

Para remaja yang ada di sana diajari cara menggunakan pedang sampai diajari teknik penyergapan dan perakitan bom.

Salah satu pelatihnya adalah teroris Joko Priyono alias Karso yang ditunjuk sebagai pelatih oleh Amir atau pimpinan JI Para Wijayanto.

Karso ditangkap pada 2019 lalu dan telah berstatus narapidana dengan masa hukuman 3 tahun 8 bulan penjara.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Dian Ade Permana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengakuan Ketua RW soal Latihan Teroris di Villa: Terus Terang Kaget"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved