TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sudah menyediakan layanan rapid test antigen di 26 stasiun di Tanah Air.
Layanan rapid test antigen ini bisa digunakan oleh masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api jarak jauh.
VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan PT KAI akan terus menambah jumlah stasiun yang melayani rapid test antigen calon penumpang.
Hal ini karena semakin banyaknya calon penumpang yang berminat dan membutuhkan layanan tersebut
Layanan rapid test antigen menjadi salah satu langkah PT KAI dalam meningkatkan pelayanan dan mencegah penyebaran Covid-19.
"Ini sebagai komitmen kita, untuk lebih meningkatkan layanan kepada pelanggan kereta api. Juga ikut berperan aktif mencegah penyebaran penularan Covid-19," kata Joni dikutip dari Kompas.
Menggandeng BUMN lain yaitu, Rajawali Nusantara Indonesia Grup, KAI menyediakan layanan rapid test antigen seharga Rp 105.000 di 26 stasiun tersebut.
Baca: Hasil Rapid Test Antigen Jadi Syarat Perjalanan dengan Kereta Api Jarak Jauh, Berikut Tarifnya
Layanan tersebut jauh lebih murah dibandingkan batas maksimal yang ditetapkan oleh pemerintah yakni Rp 250.000.
Berikut daftar stasiun kereta api penyedia layanan rapid test antigen:
1. Stasiun Gambir
2. Stasiun Pasar Senen
3. Stasiun Bandung
4. Stasiun Kiaracondong
5. Stasiun Cirebon
6. Stasiun Cirebon Prujakan
7. Stasiun Jatibarang
8. Stasiun Semarang Poncol
9. Stasiun Semarang Tawang
10. Stasiun Tegal
11. Stasiun Purwokerto
12. Stasiun Kutoarjo
13. Stasiun Kroya
14. Stasiun Yogyakarta
Baca: Ingat, Naik Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai Rapid Test Antigen Mulai Hari Ini, Selasa (22/12/2020)
15. Stasiun Lempuyangan
16. Stasiun Solo Balapan
17. Stasiun Madiun
18. Stasiun Jombang
19. Stasiun Kediri
20. Stasiun Kertosono
21. Stasiun Surabaya Gubeng
22. Stasiun Surabaya Pasar Turi
23. Stasiun Malang
24. Stasiun Sidoarjo
25. Stasiun Jember
26. Stasiun Ketapang
Baca: Ini Jawaban PT KAI Soal Kewajiban Rapid Test Antigen untuk Penumpang Perjalanan Kereta Jarak Jauh
EVP Corporate Secretary KAI, Dadan Rudiansyah, meminta kepada calon penumpang kereta api untuk menyediakan waktu lebih apabila ingin melakukan rapid test antigen di stasiun.
"Dikarenakan proses pelayanan rapid test antigen memakan waktu lebih lama dibanding rapid test antibodi," kata Dadan.
Menurut dia, masyakarat yang ingin menggunakan layanan rapid test antigen di Stasiun, diimbau untuk melakukannya H-1 perjalanan untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan.
Penyediaan layanan rapid test antigen di sejumlah stasiun kereta api ini merupakan komitmen KAI untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api.
Diberitakan sebelumnya, calon penumpang kereta api jarak jauh wajib membawa surat keterangan rapid test antigen yang hasilnya negatif.
Kebijakan ini berlaku pada 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.
Dadan mengatakan persyaratan itu sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 3 Th 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Kemenhub No 23 Th 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian Selama Masa Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.
Baca: Catat! PT KAI Tak Bakal Terima Hasil Rapid Test dari 3 Klinik di Sekitar Stasiun Pasarsenen Ini
Setiap penumpang KA, kata Dadan, wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Calon penumpang harus menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antigen negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan (H-3).
Untuk perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Sumatera, pelanggan diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil Rapid Test Antibodi Non Reaktif atau Tes PCR Negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya 14 hari sebelum tanggal keberangkatan (H-14).
Adapun syarat-syarat tersebut tidak diwajibkan untuk pelanggan KA Jarak Jauh dengan usia di bawah 12 tahun.
Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), memakai masker dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.
Selama dalam perjalanan, pelanggan diharuskan menggunakan Face Shield dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.
(Tribunnewswiki/Tyo/Kompas/Rully R. Ramli/Kontan/Amalia Nur Fitri)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rapid Test Antigen Tersedia di 26 Stasiun Kereta Api, Ini Daftar Lengkapnya" dan Kontan.co.id dengan judul "Ingat, mulai hari ini KAI syaratkan rapid test antigen untuk KA jarak jauh"