TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang siswa asal Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri mengalami depresi berat setelah mendapatkan hinaan dari salah seorang gurunya.
Siswa ini adalah Faiz, seorang siswa MTS di Kediri.
Faiz mendapatkan kekerasan verbal dari oknum guru yang menyebutnya tidak niat sekolah.
Bahkan oknum guru ini juga menyebut jika orangtua Faiz tidak mengurus dirinya.
“Jadi waktu itu pertama masuk sekolah pada 18 November 2020 dan besoknya anak saya dibentak oleh oknum guru itu. Tak hanya itu anak saya katanya juga dibuat malu di depan teman –temannya dengan bilang begini (Ancen Ora Niat Sekolah, Ibuk Bapakmu Yo Wes Ra Ngurus, Mbak Mu Yo Senengane Kluyuran). Setelah itu anak saya pulang dan mengaku kepalanya pusing dan tiba – tiba alami kejang,” jelas Ayah Faiz, Mahmudi.
Melihat anaknya sakit depresi dan kejang usai dihina guru di sekolahnya tersebut Mahmudi hanya bisa pasrah.
Dikutip Tribunnewswiki dari Surya Malang, bahkan pihak sekolah tak ada yang menemuinya atau menghubungi.
Mahmudi sempat telfon ke pihak sekolah namun justru mendapatkan balasan yang tak menyenangkan.
“Malah saya yang telfon ke sana (Pihak Sekolah) dia bilang lagi sibuk jadi tak bisa ke rumah sini untuk nemui saya,” kata Mahmudi.
Mahmudi hanya bisa berharap anaknya bisa sembuh.
Baca: Depresi Postpartum
Baca: Depresi Ekonomi
Ayah Faiz ini juga mengahrapkan, semoga kejadian yang menimpa anaknya ini tidak terjadi di tempat lain.
“Saya juga berharap pihak sekolah ada niat baik untuk melihat anak saya dan bertanggung jawab atas kejadian ini,” terangnya.
Sementara itu pihak sekolah yang bersangkutan sudah dihubungi SURYAMALANG.COM.
Pihak sekolah menjanjikan akan memberikan keterangan resminya pada esok, Rabu (23/12/2020) pagi hari.
Kronologi
Ayah Faiz menceritakan awal mula anaknya bisa depresi hingga keadaannya kritis.
Peristiwa yang dialami putranya tersebut terjadi tanggal 19 November 2020 lalu.
Faiz juga sempat dibawa oleh ayahnya ke ke Puskesmas Gurah untuk mendapatkan perawatan medis.
“Saat dibawa ke Puskesmas anak saya di rujuk ke rumah sakit SLG Kediri. Disitu kata dokter anak saya sudah kondisi kritis,” imbuhnya.
Namun keadaan Faiz saat ini tak dapat ditangani oleh Rumah Sakit SLG Kabupaten Kediri.