Pelaku penyabetan juga belum dipastikan apakah berasal dari peserta aksi massa atau kelompok lain.
"Karena ini masih baru saja terjadi. Kita masih datakan. Kita akan sampaikan besok pagi saya akan rilis," kata Yusri.
Rijal Kobar: Bukan dari Kami
Baca: Dari Balik Jeruji Besi, HRS Tegas Soal Penembakan FPI: Jangan Berhenti Berjuang, Bongkar Sampai Akar
Korlap aksi 1812 angkat bicara soal terlukanya dua polisi.
Ia meyakini massa yang tertangkap membawa senjata tajam bukan bagian dari ANAK NKRI.
"Kalau ada yang tertangkap membawa sajam, saya yakini itu bukan dari kami," kata Rijal.
Pasalnya, ia tidak pernah mengimbau masa untuk membawa senjata tajam.
"Saya tidak mengizinkan peserta aksi seperti itu. Saya juga belum dapat info," kata dia.
"Kita punya pihak hukum, nanti dari pihak hukum yang akan mengklarifikasi persoalan," kata Rijal.
Baca: Ridwan Kamil Sebut Rentetan Kasus Habib Rizieq Dimulai dari Statement Mahfud MD
Kendati demikian, dirinya belum bisa memastikan berapa massa yang tertangkap petugas.
"Info yang saya dapat dari Jawara ada empat orang. Yang lain belum tahu, karena terpecah-pecah nih, mungkin masih banyak lagi yang diamankan," pungkasnya.
(TribunnewsWiki.com/Nur)