Akhirnya China Izinkan WHO Memulai Investigasi Asal Mula Virus Corona dari Wuhan, Siapa Dalangnya?

Akhirnya otoritas China membuka jalan bagi WHO telusuri asal muasal virus Corona di Wuhan.


zoom-inlihat foto
china-diduga-menutupi-jumlah-korban-tewas-akibat-virus-corona.jpg
EPA-EFE/YUAN ZHENG CHINA OUT
Pekerja rumah duka mengambil jenazah seorang penduduk, yang dilaporkan meninggal karena novel coronavirus (2019-nCoV) di rumah, di luar gedung tempat tinggal di Wuhan, di provinsi Hubei, Tiongkok tengah, 01 Februari 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 telah melanda dunia kurang lebih selama tahun 2020 ini.

Berbagai negara belahan dunia telah mengetatkan aktivitas masyarakatnya untuk mencegah penularan Covid-19.

Sistem kesehatan di beberapa negara banyak yang kelimpungan, sementara perekonomian tertunduk lesu akibat pembatasan gerak manusia selama penanggulangan pandemi Covid-19 hingga kini.

Calon vaksin Covid-19 pun kini mulai bermunculan dari beberapa negara dan lembaga, meski tuntasnya pandemi Covid-19 ini secara global diprediksi masih akan memakan waktu yang lama pada tahun 2021 kedepan.

Virus Corona atau pandemi Covid-19 sendiri bermula dari sebuah kota di China bagian selatan, Wuhan.

Kota di Provinsi Hubei itu pun sempat menyita perhatian dunia, lantaran penularan Covid-19 terpantau cukup mencekam dan memakan korban cukup banyak disana.

Meski pemerintah China telah berusaha menanggulangi penyebaran virus, nyatanya Covid-19 tetap menyebar dan ditambah lagi, pergerakan antar masyarakat di era globalisasi semakin mempermudah penularan Corona diawal-awal masa pandemi.

Dunia internasional pun menekan pemerintahan China yang dituding sengaja menutup-nutupi awal mula penyebaran virus Corona ini dan menolak penyelidikan independen dari WHO terkait asal muasal penyebaran virus ini pada awal tahun 2020 lalu.

Kini pandemi Covid-19 telah mendunia dan mirisnya, justru sekarang Wuhan sebagai episenter virus Corona justru mulai pulih kembali, ketika negara-negara lain masih kelimpungan dengan wabah ini.

BBC melaporkan, sebelumnya, Beijing enggan menyetujui penyelidikan independen dan butuh waktu berbulan-bulan untuk bernegosiasi agar WHO diizinkan mengakses kota itu.

Baca: Satgas Covid-19 Belum Mengetahui Jenis Vaksin yang Akan Diberikan Secara Gratis











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved