HOAKS Video Viral Konvoi Simpatisan Gibran Tak Patuhi Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020

Video konvoi simpatisan PDI-P tersebar luas di media sosial, disebut sebagai video kemenangan Gibran-Teguh dalam Pilkada 2020.


zoom-inlihat foto
hoaks-video-viral-konvoi-kemenangan-pendukung-gibran-di-pilkada-2020.jpg
Tangkapan layar video WhatsApp
Hoaks video yang menyebutkan konvoi kemenangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo 9 Desember 2020 beredar luas di aplikasi WhatsApp dan Facebook.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video konvoi simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) viral di media sosial WhatsApp.

Video yang tunjukkan ratusan pendukung Partai Banteng Merah tersebut tersebar luas di media sosial, setelah pengumuman quick count Gibran-Teguh pada 9 Desember 2020 lalu.

Dari hasil hitung cepat, Gibran-Teguh unggul dengan perolehan suara 85% lebih banyak dari lawannya.

Tak lama, sebuah video yang tunjukkan konvoi kemenangan pendukungnya pun viral.

Video tersebut diklaim sebagai konvoi pendukung kemenangan Gibran di Pilkada 2020 yang disebarkan melalui akun Facebook Triwahyuni.

Dari akun tersebut, terlihat massa memadati jalan tanpa protokol kesehatan.

Nampak juga puluhan motor dan juga ada mobil yang bertuliskan 'Militan PDI Perjuangan'.

"Beda banget perlakuan anak Jokowi dgn anak nya pernikahan IB HRSCoba lihat dan bisa bedakan sendiri perayaan kemenangan anak nya Jokowi sebagai pemenang pilkada,"

"Warga bebas tanpa masker.... Hukum luar biasa istimewa' buat Pilkada solo terhadap anak si jahe perlakuannya
istimewa' GK ada satu pun gubenur dan kapori di copot dari jabatannya beda dgn IB HRS menikahi anaknya mlh diperkarakan jadi jelaskan kalo virus Corona itu tidak ada jadi buka mata kita lihat," tulis akun Facebook Triwahyuni.

Baca: Viral Video Pendukung Gibran Lakukan Konvoi Bawa Bendera PDI-P di Solo, Ini Kata Timses

Baca: Quick Count Pilkada Solo 2020: Gibran-Teguh Menang Telak, Raih Lebih dari 85% Suara

Sontak video tersebut kemudian menyebar ke bebagai media sosial lain, termasuk ke pesan aplikasi WhatsApp.

Dari pantauan TribunnewsWiki, video tersebut mulanya dibagikan oleh seseorang di grup WhatsApp.

Lalu salah seorang anggota grup menyebarkan ke kontak lain dan mengatakan jika video tersebut direkam setelah pengumuman kemenangan Gibran pada Pilkada Solo 2020.

"Konvoi tanpa protokol kesehatan, lokasi di Mojosongo," tulis seorang penyebar video.

TribunnewsWiki pun langsung melakukan penelusuran kebenaran video tersebut.

Faktanya, video tersebut merupakan video konvoi kemenangan Pilihan Presiden Jokowi-Maruf Amin pada April 2019 lalu.

Diketahui, video simpatisan PDIP tersebut direkam oleh pendukung banteng merah di wilayah Magelang dan Yogykarta.

Video tersebut pun sempat diunggah oleh beberapa akun di Youtube.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai siapa penyebar pertama video hoaks konvoi kemenangan Gibran-Teguh dalam Pilkada Solo 2020.

hoaks video viral konvoi kemenangan pendukung Gibran di Pilkada 2020
Hoaks video yang menyebutkan konvoi kemenangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo 9 Desember 2020 beredar luas di aplikasi WhatsApp dan Facebook.

Timses sebut tak ada selebrasi

Sebelumnya, Sebuah video yang memperlihatkan rombongan massa pemotor konfoi di sekitar Solo viral di media sosial.

Terlihat juga massa membawa bendera PDI Perjuangan setelah pengumuman kemenangan Gibran-Teguh.

Massa yang konvoi memakai suara knalpot brong pada Rabu (9/12/2020), diduga terjadi di daerah utara Jembatan Keris, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Ketua Tim Pemenangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa, Putut Gunawan membenarkan video konfoi kemenangan Gibran yang semula beredar di WhatsApp (WA) itu.

Ia mengungkapkan, 70 sampai 100 sepeda motor berknalpot brong sudah diarahkan.

Baca: Namanya Disinggung Pengacara FPI, Gibran: Kalau Ada yang Salah, Saya Siap Ditegur dan Dapat Hukuman

Baca: Abaikan Prokes, Video Ratusan Ibu-ibu Senam Zumba di Kantor Bupati Lombok Tengah Viral

Sejumlah orang berpakaian loreng merah bertuliskan Guraklih PDIP tampak mengarahkan massa tersebut supaya tak masuk ke pusat Kota Solo.

"70 sampai 100 sepeda motor diarahkan Satgas agar tidak masuk ke pusat kota. Misalnya di utara Jembatan Keris dibelokan ke arah Nayu supaya tidak masuk ke Gilingan," kata Putut.

Putut belum bisa memastikan massa yang turut dalam konvoi tersebut merupakan kader dan simpatisan PDI Perjuangan atau tidak.

"Itu kader atau bukan kita tidak bisa jawab. Kita hanya dapat laporan foto dan video saja," ucapnya.

Putut menyayangkan adanya konvoi massa tersebut di tengah pandemi Covid-19.

Meskipun video pendukungnya yang melakukan konfoi kemenangannya viral, Gibran mengaku tak melakukan selebrasi.

Hal itu disebabkan karena pilkada kali ini berada di tengah Covi-19.

"Tidak ada selebrasi. Kita masih di tengah pandemi. Tidak ada selebrasi apapun," katanya.

(TribunnewsWiki.com/Restu)

Sebagian artikel telah tayang di TribunSolo dengan judul 'Viral, Video Massa Bawa Bendera PDIP Konvoi Pasca Gibran Menang Telak di Solo, Ini Respon Timses'





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved