Ia terinspirasi dari kisah ayahnya, yang dulu sedang sakit namun tidak mempunyai uang untuk berobat.
Akhirnya, ayahnya mencoba merampok bank dan gagal.
Kini, The Professor berencana untuk merampok sebuah percetakan uang di Spanyol.
Namun, ia butuh sebuah kelompok yang terdiri dari 8 orang yang masing-masing anggotanya dipanggil dengan nama kota.
Timnya terdiri dari Tokyo, Denver, Helsinki, Berlin, Rio, Nairobi, dan Moscow.
Sebelum melakukan aksi perampokan, mereka dilatih oleh sang professor mulai dari cara merampok, cara memasuki dan keluar gedung, cara menghadapi sandera, serta trik saat mereka gagal merampok dan tertangkap polisi. (5)
Dalam aksi tersebut, sang professor menunggu kelompoknya di luar gedung dengan memberi arahan dari luar.
Ia pun memantau langkah kepolisian yang mencoba menggagalkan kelompoknya.
Namun, dalam aksi perampokan tersebut, sang professor tidak mau adanya pembunuhan.
Pihak kepolisan yang mencoba menangkap para perampok itu dipimpin oleh Inspektur Raquel.
Kemudian, tanpa sengaja, sang professor akhirnya berkenalan dengan Raquel.
Raquel yang merasa tertekan dengan perampokan yang terjadi namun ia tidak bisa berbuat apa-apa pun akhirnya nyaman dengan professor.
Ia tidak tahu bahwa perampokan yang terjadi adalah ide sang professor.
Badan intelijen Spanyol pun mulai curiga dengan Raquel, karena setiap langkah kepolisian pasti bisa ditebak oleh sang perampok.
Saat Raquel akhirnya menangkap professor karena ia tahu bahwa sang professor adalah ketua perampokan itu, ia tiba-tiba diberhentikan dari tugas oleh BIN.
Berkat hal tersebut, sang perampok sukses melakukan perampokan dan lolos dari kepolisian.
Season 1 dan 2 Money Heist, cerita di dominasi oleh kemenangan perampok dengan aksi mereka yang cerdik.
Dalam season 3 diceritakan bahwa para perampok yang dipimpin oleh sang profesor akan melakukan pencurian terhadap emas batangan dari cadangan devisa negara.
Di dalam bagian ini, akhirnya Raquel berhenti dari kepolisian dan bergabung dengan sang profesor. (6)
Pemeran