Kaido membuat awan raksasa untuk membawa Onigashima menuju Ibukota Bunga.
Minggu depan libur.
Meski menarik, hal di atas masih sebatas spoiler.
Untuk cerita pastinya, kita tunggu manga One Piece chapter 997 bahasa Indonesia rilis.
Sembari menunggu, tidak ada salahnya membahas sepintas manga One Piece chapter 996.
Baca: SPOILER One Piece 997 & Jadwal Rilis: Sanji Bakal Hadapi Masalah Serius di Pertempuran Onigashima
Baca: Bocoran One Piece Chapter 997: Perjuangan Para Supernova Bakal Hadapi 2 Yonkou Sekaligus
One Piece 996
Dalam unggahannya, manga One Piece chapter 996 mengusung judul Pulau terkuat.
One Piece chapter 996 mengusung sampul dengan gambar Blackbeard sedang menggosok giginya dengan kuda nil.
Tama melarikan diri dengan Komachiyo, bersama dengan Nami dan Usopp di punggungnya.
Tama menjelaskan bahwa dia datang dengan "menunggangi kapal musuh", tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Nami baik-baik saja, Usopp sadar tetapi dia tidak bisa berbicara dengan baik.
Hihimaru (babon) muncul dan menghalangi Page One, yang mengejar Komachiyo.
Tama menyuruh Hihimaru membantu menghentikan musuh selama 3 menit.
Nami berkata, babon itu tidak akan memiliki kesempatan melawan Page One dan Ulti.
Mendengarnya, Tama mengatakan "Jangan meremehkan kami! Kami datang ke sini untuk bertarung sebagai samurai!!"
Shinobu menanyakan sesuatu pada Yamato.
"Jika Anda seorang samurai, maka buatlah keputusan. Ambil Momonosuke-sama dan tinggalkan aku di sini!" kata Shinobu.
"Kouzuki Oden tidak akan pernah melakukan hal seperti itu," jawab Yamato.
Sasaki sadar bahwa telah kehilangan banyak Pasukan Lapis Baja miliknya, jadi dia sendiri yang bersiap untuk ikut bertarung.
Sasaki meraih pedangnya tapi kemudian Yamato mulai berubah.