Tulisan Aksara Bali di Alun-alun Gianyar Salah, padahal Proyek Milyaran Rupiah

Tulisan aksara bali di Alun-alun Gianyar salah, jika diterjemahkan ke tulisan latin terbaca "Gihanyar", bukan "Gianyar".


zoom-inlihat foto
aksara-bali-alun-alun-gianyar.jpg
Tribun Bali/Eri Gunarta
Aksara Bali pada tulisan 'Alun-alun Gianyar' keliru, jika diterjemahkan ke latin terbaca Gihanyar.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar tengah menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, tulisan aksara bali yang dipasang di depan alun-akun disebut-sebut salah.

Aksara jawa yang seharusnya menyebut "Gianyar" justru terbaca "Gihanyar".

Viralnya penulisan aksara jawa yang salah tersebut pun ditanggapi oleh Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali.

I Wayan Suarmaja menjelaskan, kekeliruan ini ada di bagian (Gia) dalam penulisan Gianyar.

Sesuai uger-uger atau aturan penulisan, seharusnya dalam penulisan Gia menggunakan nania atau gantungan Ya.

Jika diterjemahkan ke tulisan latin, maka akan dibaca "Gihanyar", bukan "Gianyar".

"Jika kita salin aksara Bali itu maka dibaca Gihanyar. Seharusnya, ketika dalam satu kata i dan a, maka diganti menggunakan nania," ujarnya, Selasa (24/11/2020).

Baca: VIRAL di TikTok, Mempelai Pria Tak Sengaja Tendang Muka Istrinya di Depan Tamu Undangan

Baca: Menyoal Proyek Jurassic Park, Pemerintah NTT: Nilai Ekonomi Masyarakat Daerah Naik

Penulisan aksara Bali pada kata "alun-alun" dalam tulisan tersebut yang dibaca halun-alun.

Namun, Suarmaja tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Sebab, jika menuliskan nama maka boleh menggunakan huruf ha.

"Jadi Gianyar-nya saja yang tinggal diperbaiki lagi sedikit saja," ucapnya.

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, terkait kesalahan penulisan tersebut, murni dilakukan oleh pihak rekanan.

Sebab sampai saat ini, proyek itu belum diserahterimakan ke Pemkab Gianyar.

Selain itu, proyek juga masih berjalan, sehingga kesalahan itu akan disampaikan ke pihak rekanan untuk diperbaiki.

"Nanti kita informasikan untuk diperbaiki. Saat ini proyek masih kewenangan pihak rekanan karena belum serah terima. Proses pengerjaan juga masih berlangsung," ujarnya.

Berdasarkan data Pemkab Gianyar, Alun-alun Gianyar ini merupakan salah satu proyek besar di Kabupaten Gianyar tahun ini.

Anggaran yang digelontorkan Pemkab Gianyar membangun alun-alun ini mencapai Rp 22 miliar lebih.

Baca: Proyek Pembangunan di Pulau Rinca Jadi Sorotan, Kementerian LHK: Tidak Membahayakan Populasi Komodo

Baca: Video Detik-detik Pekerja Proyek Salat di Atas Lengan Crane yang Tinggi, Tanpa Alat Pelindung Diri

Proyek ini bertujuan untuk mempercantik Lapangan Astina yang sebelumnya hanya lapangan biasa dan relatif kumuh.

Kawasan Lapangan Astina kemudian diubah menjadi taman kota yang dilengkapi patung Panca Pandawa, air mancur, tanaman perindang jenis asem jawa, serta di bagian depan Alun-alun Gianyar terdapat trotoar luas dengan bahan batu alam.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved