Bahkan dengan sikap yang ditunjukan Shin Tae-yong tersebut diharapkan para pemain bisa lebih serius.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut juga menegaskan bahwa sebagai pemain harus serius menjalani kegiatan di timnas U-19 Indonesia.
Hal itu karena kegiatan skuad Garuda Nusantara dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Tentu saja hal itu tanggung jawab besar untuk para pemain.
"Uang yang digunakan ini dari rakyat. Jadi seluruh pemain harus serius. Jangan main-main. Kalau main-main pasti dicoret, contohnya yang menimpa dua pemain tersebut," tuturnya.
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri juga setuju apabila pemain memang harus disiplin.
Menurutnya dengan disiplin akan menjadi kunci sukses untuk bisa membangun sebuat tim.
"Dengan disiplin yang kuat, untuk menuju prestasi akan lebih mudah ketimbang pemain yang suka indisipliner," ucap Indra Sjafri.
Pencoretan pertama jelang TC Kroasia
Shin Tae-yong sendiri dikenal sebagai pelatih yang keras dan disiplin.
Di awal-awal penunjukkan sebagai pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong langsung mengomentari persoalan fisik terkait kebugaran dan buruknya stamina pemain Indonesia.
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu pun secara terang-terangan mengkritik para pemain Timnas Indonesia yang tidak disiplin dalam menjaga pola makan.
Namun, tak hanya sampai disitu.
Terbaru, Shin Tae-yong menunjukkan sisi profesionalitas sejati terkait kedisiplinan di Timnas Indonesia.
Baca: Serdy Fano
Baca: Yudha Febrian
Diketahui, Shin Tae-yong mencoret dua pemain sebelum Timnas Indonesia U-18 berangkat ke Kroasia untuk melanjutkan pemusatan latihan (TC).
Kedua pemain timnas U-19 Indonesia yang ditendang yakni Serdy Ephyfano (Bhayangkara FC) dan Ahmad Afhridzal (Vamos Indonesia).
Serdy dan Rizal dicoret oleh Shin Tae-yong karena terlambat ikut berlatih bersama timnas U-19 Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2020).
Mengapa kedua pemain ini dicoret dan tidak ikut ke Kroasia, meski segala administrasi sudah siap membawa keduanya pergi ke Kroasia?
Mengutip dari pemberitaan Bolasport.com, ternyata Serdy dan Afhridzal masih tertidur pulas disaat para pemain timnas U-19 Indonesia sudah mulai bersiap berangkat ke Stadion Madya.
Serdy dan Rizal pun langsung menyusul rekan-rekannya itu, tetapi terlambat 10 menit.