Onychomicosis (Jamur Kuku)

Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur yang memang sering terjadi dan diperkirakan menyebabkan sekitar setengah dari semua penyakit kuku


zoom-inlihat foto
onychomicosis.jpg
halodoc
Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur yang memang sering terjadi dan diperkirakan menyebabkan sekitar setengah dari semua penyakit kuku

Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur yang memang sering terjadi dan diperkirakan menyebabkan sekitar setengah dari semua penyakit kuku




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur yang memang sering terjadi dan diperkirakan menyebabkan sekitar setengah dari semua penyakit kuku.

Infeksi ini menular melalui kontak kulit langsung ke kulit, tetapi lebih sering menyebar melalui penumpahan sel kulit mati yang terinfeksi/kuku dan fomites (benda tak hidup seperti pensil, pulpen, dsb) yang terkontaminasi jamur.

Baca: Neuropati Diabetik

  • Gejala


Terdapat beberapa tipe gejala penyakit ini.

Subtipe klinis yang paling umum dari Onychomicosis adalah Onychomicosis subungual lateral distal (DSLO).

Pada kondisi ini ujung kuku menebal dan rapuh.

Pada tipe  Onychomicosis  dangkal putih (SWO) terdapat seperti tumpukan kapur  putih pada permukaan lempeng kuku yang terkena.

Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur
Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur yang memang sering terjadi dan diperkirakan menyebabkan sekitar setengah dari semua penyakit kuku

Pada Onychomicosis subungual proksimal (PSO) terjadi kerusakan pada bantalan kuku dan seringkali dikaitkan dengan AIDS dan mungkin menyebar ke dalam darah.

Adapun Onychomicosis dystropik total (TD) memiliki ciri bentuk penebalan kulit di bawah kuku hingga lempeng kuku hancur yang abnormal dan kuku terangkat.

Baca: Neuropati Perifer

  • Penyebab


Onychomicosis disebabkan oleh dermatofita dikenal sebagai tinea unguium.

Dermatofit yang terlibat termasuk Trichophyton rubrum, T. mentagrophytes T. soudanense, T. tonsurans, Epidermophyton floccosum. 

Non-dermatofit yang terlibat sebagai penyebab onychomicosis adalah Hendersonula toruloidea dan Scytalidium hyalinum, Aspergillus sp, Acremonium sp, Fusarium oxysporum, Scopulariopsis brevicaulis dan spesies candida yang terlibat terutama pada orang dengan penurunan daya tahan tubuh (misal HIV) adalah C. albicans.

Baca: Neuritis Optik

  • Pengobatan dan Pencegahan


Onychomicosis cukup sulit disembuhkan.

Beberapa metode pengobatan sejauh ini yang dikenal antara lain:

- Mengoleskan obat antijamur sintetis yang bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur. Oleskan sekali setiap hari ke kuku yang terkena dan ke bagian bawah kuku.  Efek samping yang mungkin terjadi diantaranya kemerahan pada kuku, sensasi terbakar, perubahan bentuk kuku, kuku jari kaki tumbuh ke dalam, perubahan warna kuku.

- Menggunakan obat antijamur oral. Beberapa obat antijamur yang dapat diminum bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk onychomicosis. Namun, obat-obatan ini dapat memberi efek samping diantaranya mual muntah, gangguan pencernaan dan juga memerlukan fungsi liver dan ginjal yang baik.

Penanganan berupa tindakan juga dapat dilakukan dokter diantaranya:

- Pencabutan kuku.  Prosedur pencabutan kuku dapat dilakukan jika tidak ada respon pada pengobatan
- Terapi laser dan fotodinamik. Terapi jenis ini tidak banyak tersedia dan mahal. Terapi fotodinamik juga masih memerlukan evaluasi.

Pencegahan Onychomicosis

- Jaga tangan dan kaki  bersih dan kering.
- Gunting kuku jari tangan dan kuku jari pendek dan jagalah agar tetap bersih.
- Jangan berjalan tanpa alas kaki di area seperti toilet umum.
- Jangan berbagi gunting kuku dengan orang lain.
- Ketika mengunjungi salon kuku, pilih salon yang bersih. Pastikan salon mensterilkan instrumennya (gunting kuku, gunting, dll.) setelah setiap penggunaan atau dapat membawanya sendiri

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Penyakit Onychomicosis
Faktor Risiko Usia lanjut
Adanya cedera pada kuku atau psoriasis
Memakai sepatu yang sempit


Sumber :


1. www.halodoc.com


Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved