Pamit Menemui Mantan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Dimakan Beberapa Biawak di Dekat Sungai

Pria bernama Komar (50) ditemukan meninggal dunia dicabik-cabik biawak di dekat sungai, jenazahnya pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing.


zoom-inlihat foto
evakuasi-mayat-yang-dicabik-cabik-biawak.jpg
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Tim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya bersama TNI, BPBD dan warga setempat mengevakuasi temuan mayat yang dimakan kerumunan biawak di Sungai Citanduy bagian Bendungan Leuwi Keris, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/11/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mayat pria bernama Komar (50) ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh seorang pemancing di daerah Tasikmalaya.

Jenazah Komar saat itu sudah tercabik-cabik beberapa biawak saat ditemukan oleh warga bernama Edi (46).

Dari penuturan Edi, ia menemukan jenazah Komar pada Jumat (20/11/2020) pagi.

Ia mengaku saat itu dirinya hendak memancing di Sungai Citanduy.

Namun ia berhenti saat melihat sekumpulan biawak sedang memakan daging.

Curiga lantaran melihat pakaian manusia, Edi kemudian mendekat.

Edi semakin kaget lantaran melihat kawanan biawak itu rupanya mencabik-cabik mayat manusia.

"Saya saat itu akan mancing turun ke bawah bukit sana Sungai Citanduy. Saat berada di bawah pinggir sungai, saya melihat ada daging yang dicabik-cabik kerumunan biawak, tapi ada pakaian," kata Edi.

Baca: Pemancing Temukan Kumpulan Biawak Mencabik Daging, saat Didekati Ternyata Mayat Manusia

Baca: Heboh Karung Dikerubungi Biawak di Desa Pajawan Lor, Saat Warga Buka Ternyata Berisi Mayat Bayi

"Saya dekati, ternyata mayat manusia," lanjut dia.

Menurut Edi, kondisi mayat manusia itu sangat memprihatinkan.

Selain dikerumuni oleh kawanan biawak, mayat tersebut telah berbau busuk.

Komar yang merupakan warga Desa Pawindan, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, sebelumnya pamit untuk menemui mantan istrinya.

Korban diketahui telah enam hari dicari keluarganya dan terakhir kali pamit akan ke rumah mantan istrinya yang berdomisili di Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

"Korban sudah dicari-cari anaknya sejak enam hari lalu karena tak pulang-pulang ke rumah. Terakhir pamit akan berkunjung ke rumah mantan istrinya di Jati, Indihiang, Kota Tasikmalaya. Korban sudah memiliki tiga orang anak," jelas Kepala Dusun Desa Pawindan, Kabupaten Ciamis, Ikin Sodikin, di lokasi kejadian, Jumat (20/11/2020).

Ikin menambahkan, korban pun sebelun menghilang sempat mengucapkan kata-kata pamit kepada sejumlah keluarga dan teman-temannya.

Korban pun sempat menitipkan ketiga anaknya untuk dijaga kepada adiknya dan teman-temannya di kampungnya.

"Korban pun sempat pamitan sebelum menghilang dan menitipkan ketiga anaknya yang sudah dewasa ke adik kandungnya. Serta kepada teman-temannya pun pamitan saat pertemuan terakhir," tambah Ikin.

Tim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya bersama TNI, BPBD dan warga setempat mengevakuasi temuan mayat yang dimakan kerumunan biawak di Sungai Citanduy bagian Bendungan Leuwi Keris, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/11/2020).
Tim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya bersama TNI, BPBD dan warga setempat mengevakuasi temuan mayat yang dimakan kerumunan biawak di Sungai Citanduy bagian Bendungan Leuwi Keris, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/11/2020). (KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)

Sebelum ditemukan korban dimakan kerumunan biawak di Sungai Citanduy, warga desanya bersama anak-anaknya sempat mencari korban di bawah Jembatan Kereta Api Cirahong, perbatasan Tasikmalaya-Ciamis.

Pasalnya, korban terakhir kali diketahui naik ojek ke Jembatan Cirahong sebelum kali pertama menghilang.

"Kita juga sempat berenang mencari korban di bawah Jembatan Cirahong, karena sebelumnya diketahui korban naik ojek ke jembatan Cirahong," tambahnya.

Baca: Mayat Janda Ditemukan Membusuk Dalam Karung di Pengingapan, Meninggal setelah Kencan dengan Pria

Baca: Jenazah Terikat Tangan dengan Rantai dan Beton Ditemukan di Banyuasin Sumsel





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved