TRIBUNNEWSWIKI.COM - Habib Rizieq Shihab diketahui akan hadir ke daerah Cianjur untuk menghadiri undangan acara tablig akbar.
Acara tersebut nantinya akan dihadiri oleh puluhan ribu jamaah dan pengikut ketua Front Pembela Islam (FPI).
Padahal masalah pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang dihadirinya di Megamendung Bogor dan saat pernikahan putrinya belum selesai.
Ketua FPI Cianjur mengatakan kedatanga Habib Rizieq ke Cianjur akan disambut puluhan ribu umat Islam, anggota FPI, dan pendukungnya.
Namun Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengaku belum mengetahui adanya agenda Habib Rizieq untuk berkeliling Indonesia, termasuk menyambangi Kabupaten Cianjur.
"Saya belum dengar ini," kata Rifai singkat.
Diketahui, Rizieq Shihab akan menggelar tablig akbar di Kabupaten Cianjur selain menyambangi berbagai wilayah Indonesia.
Namun belum bisa dipastikan kapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu akan datang ke Kabupaten Cianjur.
Baca: Habib Rizieq Buat Kerumunan di Bogor, Ratusan Warga Jalani Rapid Test, 20 Orang Reaktif
Baca: Buntut Panjang Acara Habib Rizieq, Ridwan Kamil Minta Pemkab Bogor Beri Sanksi Tegas
Ketua FPI Kabupaten Cianjur, Habib Hud Al-Idrus, mengatakan pihaknya telah mengagendakan untuk mengundang Habib Rizieq ke Cianjur dalam agendanya keliling Indonesia.
"InsyaAllah Habib Rizieq akan tablig akbar di Cianjur, karena banyak ulama Cianjur yang meminta supaya beliau datang dan berceramah di Cianjur," kata Habib Hud Al-Idrus, kepada wartawan, Selasa (17/11/2020).
Habib Hud menuturkan, kehadiran HRS ke Cianjur sangat diharapkan kedatangannya oleh para ulama.
"Kami masih menunggu jadwal Habib Rizieq untuk dapat datang ke Cianjur. Semoga saja dapat agenda dalam waktu dekat ini," katanya.
Menurutnya, kedatangan Habib Rizieq ke Kabupaten Cianjur, akan disambut puluhan ribu umat Islam, tidak hanya dari Cianjur, tapi juga luar Cianjur.
Menanggapi acara HRS yang menimbulkan kerumunan, Ridwan Kamil pun angkat bicara.
Ia tidak mempermasalahkan adanya kegiatan keagamaan yang akan dibuat, namun dirinya meminta untuk tetap mematuhi aturan pemerintah.
Tak hanya itu, pandemi Covid-19 masih ada di Indonesia yang seharusnya dijadikan acuan untuk tak nekat membuat kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan klaster.
"Saya tidak melarang acara keagamaan. Tapi jangan pakai pola yang lama. Akibatnya 5 orang Covid-19," ujar Ridwan Kamil dalam program berita Kompas TV, Jumat (20/11/2020).
Baca: Baliho Habib Rizieq Diturunkan, Satpol PP: Untuk Menjaga Pemandangan Kota Jakarta
Baca: Tak Hanya Pernikahan, Acara Habib Rizieq Ini Bikin Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Dipanggil Polisi
Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, datang ke Pesantren Alam Agrokultural Makaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, dan menimbulkan kerumunan.
Kerumunan massa pendukung HRS tersebut nampak tak mematuhi protokol kesehatan, yakni tak menjaga jarak dan tak memakai masker.
Akibatnya Dinkes Bogor pun melalukan tes swab dan rapid massal untuk mencegah timbulnya kluster.
Sebanyak 400 orang telah ditest, dengan hasil 20 orang reaktif dan 5 orang dinyatakan positif Covid-19.
(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Rencana Habib Rizieq Shihab Ceramah Di Cianjur Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah, Ini Kata Kapolres