Batu Meteor Milik Josua yang Dijual Kepada Kolektor Kini Tengah Diteliti, Diberi Nama Kolang

Batu meteor Josua yang sudah dibeli diberi nama Batu Kolang, pecahan meteor tersebut tengah diteliti di Lunar and Planetary Institute (LPI).


zoom-inlihat foto
meteor-00121.jpg
KOMPAS.COM/HANDOUT
Josua Hutagalung (33) memperlihatkan batu seberat 2,2 kilogram yang menghantam rumahnya di Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (1/8/2020). Batu ini sudah ada yang menawar seharga Rp 1 miliar tapi Josua belum mau melepaskannya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Batu meteor viral yang ditemukan oleh seorang warga Tapanuli Tengah, Sumatera Utara kini tengah diletili.

Tak hanya itu, pria pemilik batu meteor, Josua Hutagalung, menyebut bahwa batu meteor yang dia temukan sudah diberi nama.

"Nama meteoritnya Kolang," tulis Josua di beranda halaman akun Facebook miliknya, Jumat (20/11/2020).

Pemberian nama Kolang itu mendapat sambutan dari netizen. Salah satunya Roberto Vargas.

Pria yang diketahui sebagai kolektor bebatuan meteor tersebut mengucapkan selamat kepada Josua.

"Congratulation Josua Hutagalung," tulis Roberto.

Josua pun membalas ucapan selamat tersebut dan mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih Pak Roberto, karena sudah terlibat dalam penelitian meteorit kolang," ucap Josua dalam bahasa Inggris.

Baca: Kaya Mendadak, Batu Meteor Josua Hutagalung Dibeli Kolektor dari AS Senilai Rp 26 Miliar

Baca: Hujan Meteor hingga Matahari di Atas Kabah, Berikut Fenomena Langit Bulan Mei 2020, Catat Tanggalnya

Josua menyarankan, agar nama Kolang bisa diganti menjadi Satahi Nauli (bahasa Batak), nama desa tempat Josua tinggal yang sekaligus menjadi lokasi batu meteor ditemukan.

Menurut Josua, Satahi Nauli memiliki makna yang luar biasa bagi suku Batak. Apabila diartikan bermakna, satu kata yang indah atau satu pendapat yang indah.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved