Komisi Uni Eropa: 43% Orang LGBTIQ Mendapat Diskriminasi

Peningkatan ini terjadi meskipun 76% warga Uni Eropa mengatakan lesbian, gay, dan biseksual memiliki hak yang sama. Angkanya meningkat 71% pada 2015.


zoom-inlihat foto
bendera-lgbt-2.jpg
Kompas.com
Peningkatan ini terjadi meskipun 76% warga Uni Eropa mengatakan lesbian, gay, dan biseksual memiliki hak yang sama. Angkanya meningkat 71% pada 2015., FOTO: Bendera LGBT


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menurut angka survei pada 2019 yang menjadi acuan Komisi Uni Eropa, sebanyak 43% orang dari kelompok lesbian, gay, biseksual, transgender, interseks, dan queer/questioning (LGBTIQ) mengaku mendapat diskriminasi.

Survei turut mencatat ada kenaikan cukup besar pada 2012 sebanyak 37%.

Peningkatan ini terjadi meskipun 76% warga Uni Eropa mengatakan lesbian, gay, dan biseksual memiliki hak yang sama. Angkanya meningkat 71% pada 2015.

Dua negara yang menjadi sorotan Uni Eropa adalah Hungaria dan Polandia.

Sebagai contoh, Negara Hungaria mengusulkan amandemen konstitusi yang memberi penegasan bahwa seorang anak harus dibesarkan dalam ikatan gender yang jelas.

Kalimat tersebut merujuk pada interpretasi ajaran Kristen Katolik, sebagai agama mayoritas di sana.

Baca: RUU Larangan Minuman Beralkohol Kembali Dibahas, Berikut Link Download RUU Ini

FOTO: Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban
FOTO: Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban (Wikimedia)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 November: Presiden Venezuela Carlos Delgado Chalbaud Dibunuh di Caracas

Lebih jauh lagi, kelompok nasionalis sayap kanan yang sedang berkuasa di Hungaria juga mengusulkan rancangan undang-undang berisi larangan adopsi bagi pasangan sesama jenis.

Melansir Reuters, Kamis (12/22), pemerintahan Hungaria saat ini berada di tangan nasionalis sayap kanan, sehingga retorika anti-LGBTIQ muncul di tingkat pemerintahan.

Seperti diketahui, Partai Fidesz, sebuah partai kanan yang berkuasa di Hungaria ini gencar mengeluarkan kampanye anti-LGBT jelang menghadapi pemilu pada 2022.

Sejumlah aktivis hak asasi manusia menyebut langkah ini sebagai serangan terhadap komunitas LGBTIQ yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Langkah Uni Eropa

Dari hal ini, sejumlah pejabat Komisi Uni Eropa meluncurkan strategi untuk melindungi dan mendukung kelompok lesbian, gay, biseksual, transgender, intersex, dan queer/questioning di daratan Eropa.

Baca: RUU Larangan Minuman Beralkohol Kembali Dibahas, Berikut Link Download RUU Ini

FOTO: Bendera Uni Eropa berkibar di Brussels, Belgia
FOTO: Bendera Uni Eropa berkibar di Brussels, Belgia (Unsplash - Guillaume Périgois @guillaumeperigois)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 November: Presiden Venezuela Carlos Delgado Chalbaud Dibunuh di Caracas

Langkah tersebut rencana diterapkan di 27 negara Uni Eropa, sebagai bentuk respons atas banyaknya nada-nada sumbang anti-LGBT, termasuk belakangan ini di Polandia dan Hungaria.

Komisi Uni Eropa juga mengusulkan penanggulangan diskriminasi kelompok LGBT, khususnya urusan pekerjaan, dan adanya kepastian keamanan bagi mereka.

Tak hanya itu, pejabat Uni Eropa juga mempersiapkan cara untuk melawan homofobia dengan memasukkan kebencian atas kelompok tersebut ke dalam daftar Euro-Crimes alias daftar kejahatan di Uni Eropa.

Eksekutif UE juga menginginkan adanya penghormatan terhadap hak-hak LGBT di seluruh perbatasan UE untuk memastikan bahwa undang-undang yang berbeda di negara-negara UE tidak berarti seorang anak dalam keluarga LGBT berhenti secara sah menjadi bagian dari keluarga itu meski melintasi perbatasan.

“Setiap orang harus merasa bebas menjadi diri mereka sendiri - tanpa rasa takut atau penganiayaan. Inilah Eropa dan inilah yang kami perjuangkan, ”kata Wakil Presiden Komisi Uni Eropa untuk Nilai dan Transparansi, Vera Jourova.

Baca: Teten Masduki Sebut BLT UMKM Rp2,4 Juta Direncanakan Dilanjutkan Tahun Depan

“Strategi pertama di tingkat UE adalah dengan memperkuat kerjasama untuk memastikan bahwa setiap orang (apapun orientasi seksualnya) diperlakukan dengan setara,” katanya, dilansir Reuters, Kamis (12/11/2020).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved