Cressman, yang bekerja untuk Titusville Area School District, mengundurkan diri pada Mei 2019, menulis Titusville Herald.
Sebagai hasil dari pengakuan bersalahnya, dia harus mendaftar sebagai pelanggar seks tingkat 3 selama sisa hidupnya.
Kirim Foto Seksi ke Siswanya Lalu Ajak Tidur
Guru lainnya, Allyssa Gustafson (24), juga mengaku telah berhubungan tidak pantas dengan siswanya berusia 14 tahun.
Ia telah dijatuhi hukuman percobaan empat tahun dan diperintahkan untuk masuk dalam daftar pelanggar seks seumur hidupnya.
Gustafsib merayu seorang siswa remaja untuk berhubungan tidak senonoh dengan cara mengirimi siswa itu fotonya dirinya yang hanya memakai pakaian dalam, demikian dilaporkan.
Baca: Guru Ngaji di Palembang Nekat Cabuli Muridnya, Pelaku Dihajar Keluarga Korban dan Diseret ke Polisi
Gustafson mengaku berhubungan badan dengan seorang anak laki-laki berusia 14 tahun yang dia temui di kelas ketika dia menjadi asisten pengajar di Circle Academy di Urbana, Illinois.
Asisten Pengacara negara bagian, Kristin Alferink, mengatakan Gustafson dan bocah lelaki itu melakukan beberapa hubungan seksual antara Mei dan Agustus 2019.
Pada saat itu, Alferink mengatakan Gustafson mengirim remaja itu dengan foto seksi Gustafso dalam balutan pakaian dalam dan pakaian renang.
Jaksa ini menginstruksikan menyelidiki postingan media sosial apapun di antara mereka berdua.
Gustafson sejak itu mengatakan dia membuat kesalahan besar dan mengakui tindakannya menyakiti banyak orang.
Sambil berlinang air mata, Gustafson meminta maaf kepada ibu siswa itu.
Baca: Guru Ini Akui Berhubungan Seks dengan 2 Siswanya di Mobil dan di Rumah
"Saya minta maaf atas rasa sakit yang saya timbulkan pada begitu banyak orang."
"Saya membuat kesalahan besar dalam penilaian dan ini telah menyakiti banyak orang."
Gustafson, yang sekarang tinggal di Tuscola, mengaku bersalah atas pelecehan seksual kriminal.
Hal ini diperburuk karena terlibat dalam tindakan seksual dengan seorang anak berusia 14 tahun.
Namun, ia lolos dari tuduhan yang lebih serius berupa penyerangan seksual kriminal.
Jaksa Alferink telah mencoba untuk mencari hukuman lima tahun penjara untuk Gustafson.
Tetapi pengacara Gustafson, Mark Lipton, memiliki penilai pelaku kejahatan seks dan penyedia perawatan bersaksi bahwa dia menemukan Gustafson berisiko rendah untuk kembali menyinggung.
Lipton mengatakan Gustafson telah dibantu dengan konseling selama tujuh bulan terakhir dan mengatakan dia tidak mengetahui adanya perawatan di penjara untuk pelanggar seks wanita.