Perempuan Ini yang Tentukan Apakah Joe Biden Jadi Presiden AS: Sudah Tolak Klaim Kemenangan Biden

Saking kuatnya posisinya, perempuan ini bahkan sudah membatalkan klaim kemenangan Biden pada 7 November 2020.


zoom-inlihat foto
emily-murphy-004.jpg
YOUTUBE
Emily Murphy, sosok yang kini menentukan apakah Joe Biden bisa segera diakui sebagai Presiden AS atau tidak. Posisi Murphy sebagai Kepala GSA yang memutuskan Biden segera bekerja sebagai presiden, namun pada 7 November 2020, Murphy menolak menandatangani surat kepastian untuk Biden.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sesosok perempuan kuat dalam sistem pemerintahan AS ternyata menjadi penentu apakah Joe Biden bisa menjadi presiden atau tidak.

Saking kuatnya posisinya, perempuan ini bahkan sudah membatalkan klaim kemenangan Biden pada 7 November 2020.

Saat itu, pergerakan electoral college sudah menempatkan Biden sebagai pemenang, namun perempuan ini menolak menandatangani surat yang memungkinkan tim transisi Biden untuk secara resmi mulai bekerja dan mengakses agen federal dan dana transisi.

Akibatnya, hingga sekarang, Biden 'hanya' diakui sebagai Presiden Terpilih AS dan belum bisa menjalankan fungsi apapun sebagai presiden di masa transisi.

Dialah Emily Murphy, yang menjabat sebagai Administrator of the General Services Administration (GSA).

GSA adalah badan yang secara resmi ditunjuk untuk menentukan kapan administrasi presiden yang akan datang, pemenang dalam pemilihan presiden, mulai bisa bekerja.

Baca: Setelah Trump Bikin Warga AS Terpecah Belah Tajam, Bisakah Biden-Harris Menyatukannya Kembali?

emily murphy 001
Emily Murphy bersama Presiden Donald Trump. Sebagai Kepala GSA, Murphy menolak menandatangani peralihan kekuasaan dari Trump ke Biden.

Murphy ditunjuk Presiden Donald Trump mengepalai GSA pada 2017 silam. 

Sebagai kepala GSA, Murphy memiliki hak untuk memutuskan kapan akan menyerahkan kekuasaan di Gedung Putih.

Di saat banyak kantor berita besar seperti CNN, Reuters atau AP pada 7 November lalu mengumumkan Biden sebagai pemenang untuk memasuki Gedung Putih ketika suara elektoralnya melebihi 270 suara yang dibutuhkan, Murphy menolaknya.

Baca: Melania Disebut Sedang Nego Tunjangan Besar buat Anaknya Barron Bila Ceraikan Donald Trump

Alasannya karena Trump masih tidak menerima hasil Pilpres AS 2020.

Trump menuduh pemilihan itu curang dan bersumpah untuk menuntut di banyak negara bagian penting untuk meminta penghitungan ulang atau pembatalan jumlah suara yang dia anggap salah.

“Pemilihan presiden masih jauh dari selesai. Suara yang valid menentukan siapa yang menjadi presiden, bukan media, "kata Trump dalam sebuah pernyataan pada 7 November.

Dalam situasi kontroversial demi kontroversial muncul, Murphy menjadi sosok yang lebih penting dari siapapun.

emily murphy 002
Emily Murphy, Administrator GSA yang menentukan apakah presiden terpilih hasil Pilpres AS 2020 bisa segera bekerja.

Dialah yang akan membuat keputusan tentang apakah Biden akan dipilih atau tidak sebelum tim penyerahan diizinkan untuk bekerja sama dengan agen federal, dan mengakses jutaan dolar yang didedikasikan untuk proses tersebut. ini.

Sebagai aturan, GSA tidak mengizinkan pihak manapun untuk mengambil tindakan.

Oleh karena itu, meskipun banyak kantor berita besar melaporkan bahwa Biden terpilih, GSA mengatakan bahwa mereka belum memberikan konfirmasi resmi dan mengumumkan bahwa mereka akan mematuhi undang-undang tersebut.

Baca: 40 Pewaris Terkaya Amerika Saat Ini, dari Paris Hilton hingga Suami Ivanka Trump: Siapa Paling Tajir

Dengan pernyataannya, Murphy dapat memilih solusi yang aman untuk menunggu hingga 14 Desember.

Solusi ini sebenarnya berpotensi untuk menghentikan peralihan kekuasaan Biden, dan AS kemungkinan akan menjadi lebih kacau di tengah krisis ekonomi dan medis ganda.

Tim Pak Biden saat ini dapat terus mempersiapkan peralihan kekuasaan, termasuk penilaian dan pemeriksaan latar belakang calon potensial, yang diharapkan akan diangkat ke kabinet baru.

Namun, keputusan GSA sangat penting karena akan memungkinkan tim Biden menjangkau agen federal untuk mulai mengumpulkan data untuk setiap departemen.

Calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbicara sambil diapit oleh calon wakil presiden, Senator Kamala Harris (D-CA), di teater The Queen pada 05 November 2020 di Wilmington, Delaware. Biden menghadiri pertemuan internal dengan staf karena pemungutan suara masih dihitung dalam persaingan ketat melawan Presiden AS Donald Trump yang masih terlalu dekat untuk dipanggil. (Drew Angerer / Getty Images / AFP)
Presiden terpilih ASJoe Biden dan Wakil Presiden terpilih AS, Kamala Harris. Keduanya belum bisa bekerja sepanjang Emily Murphy belum memberikan izin.(Drew Angerer / Getty Images / AFP)




Halaman
123
Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved