Update Pilpres AS 2020: Data Exit Polls Tunjukan 87% Etnis Kulit Hitam AS Pilih Joe Biden

Mayoritas pemilih dari ras kulit hitam menjatuhkan pilihan pada Joe Biden. Angkanya cukup mencolok, yakni 87%.


zoom-inlihat foto
hunter-biden002.jpg
Drew Angerer / Getty Images / AFP
Calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbicara pada acara pemungutan suara di Gereja Baptis Sharon pada 1 November 2020 di Philadelphia, Pennsylvania. Biden berkampanye di Philadelphia pada hari Minggu, di negara bagian medan pertempuran utama Pennsylvania yang dimenangkan oleh Presiden Donald Trump pada tahun 2016.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah lembaga survei mengeluarkan hasil riset berisi data exit polls atas Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2020.

Hasil perhitungan di seluruh negara bagian di AS ini menjadi gambaran siapa yang bakal duduk di kursi Presiden Amerika Serikat.

Jajak pendapat dari Edison Research/NEP menunjukkan ada kenaikan dan penurunan demografis pemilih.

Total pemilih dari etnis kulih putih turun enam poin dibandingkan persentase pada 2016.

Namun, etnis kulit putih masih menjadi etnis terbesar dari kelompok pemilih.

Baca: Update Pilpres AS 2020: Joe Biden Unggul Sementara atas Donald Trump

Presiden AS Donald Trump (kiri) dan calon Presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, melakukan debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio Selasa (29/9/2020).
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan calon Presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, melakukan debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio Selasa (29/9/2020). (2020. JIM WATSON dan SAUL LOEB / AFP)

Baca: Masa Depannya Belum Jelas di Barcelona, Kini Lionel Messi Bersiap Dapat Tawaran dari Manchester City

Sementara itu, proporsi pendukung Joe Biden meningkat lima poin dibandingkan Hillary Clinton di Pilpres sebelumnya.

Namun, Trump masih menjadi menjadi ikon dalam kelompok ini.

Melansir BBC, Rabu (4/11), mayoritas pendukung Biden berada di kalangan usia di bawah 30-an dan paruh baya, menurut Edison Research/NEP via Reuters, Rabu (4/11).

Total 61% pemilih usia 18-29 menjatuhkan pilihan ke Joe Biden

Sementara itu, 50% pemilih dengan usia 65 tahun ke atas menjatuhkan pilihan ke Donald Trump.

Baca: Kenaikan Upah Disetujui karena Negosiasi, Begini Tanggapan Sultan HB X soal Buruh yang Protes

National Exit Poll
National Exit Poll (BBC/Reuters)

Baca: Mengancam dengan Pistol Rakitan saat Tagih Utang Rp 30 Juta, Ibu di Palembang Tewas Tertembak

Mayoritas pemilih dari ras kulit hitam menjatuhkan pilihan pada Joe Biden. Angkanya cukup mencolok, yakni 87%.

Sementara 63% pemilih dari etnis Asian masih menjatuhkan pilihannya pada Joe Biden.

Donald Trump masih unggul di pemilih etnis kulit putih yang mencapai 56%.

Lebih dari sepertiga pemilih mengatakan ekonomi merupakan faktor terpenting dalam memutuskan siapa yang akan dipilih sebagai presiden.

Hanya 2 dari 10 pemilih memakai faktor 'ketidasetaraan rasial. Sementara hanya 17 persen memakai faktor pandemi Covid-19.

Baca: Trump Diambang Kekalahan, Bisakah Donald Trump Tolak Terima Kekalahan dalam Pilpres AS 2020

Presiden AS Donald Trump berbicara berapi-api dalam rapat umum Make America Great Again di Bandara Internasional Ocala di Ocala, Florida pada 16 Oktober 2020. Empat penulis buku Donald Trump memberi uraian panjang tentang sifat dan karakter buruk Trump.
Presiden AS Donald Trump berbicara berapi-api dalam rapat umum Make America Great Again di Bandara Internasional Ocala di Ocala, Florida pada 16 Oktober 2020. Empat penulis buku Donald Trump memberi uraian panjang tentang sifat dan karakter buruk Trump. (Brendan Smialowski / AFP)

Baca: Otoritas Austria Tetapkan 14 Tersangka Ditahan atas Kasus Insiden Teror di Wina

Sementara angka di garis partisan disebutkan bahwa mayoritas pemilih Trump memilih karena faktor ekonomi.

Sementara pemilih Biden lebih pada faktor ketidaksetaraan rasial dan Covid-19.

Update Pilpres AS 2020:

Berikut adalah perkembangan terbaru pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2020 mempertemukan petahana Donald Trump melawan mantan Wakil Presiden, Joe Biden.

Suara krusial penentu kemenangan bagi Joe Biden telah di depan mata.

Pasalnya, angka sementara saat ini bagi Biden telah tembus 209.

Sementara petahana Donald Trump baru meraih 118 suara.

Kandidat terpilih harus mencapai perolehan angka melalui Electoral College setidaknya 270 angka untuk memenangkan pemilihan.

Baca: Kenaikan Upah Disetujui karena Negosiasi, Begini Tanggapan Sultan HB X soal Buruh yang Protes

FOTO: Debat perdana Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Joe Biden
FOTO: Debat perdana Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Joe Biden (SAUL LOEB / AFP)

Baca: 26 Pemain Lolos Seleksi Garuda Select III, Segera Diumumkan Daftar Skuat untuk Berlatih di Inggris

Meski Trump tertinggal, tetapi angka dapat berubah dengan cepat dalam menit-menit terakhir.

Sebagaimana diwartakan BBC, Rabu (4/11/2020), berikut adalah proyeksi kemenangan kedua kandidat di setiap negara bagian.

Joe Biden diproyeksikan akan memenangkan 14 negara bagian plus Washington DC.

Negara bagian tersebut adalah Vermont, Delaware, Maryland, Massachusetts, New Jersey, New York, Connecticut, Colorado, New Mexico, New Hampshire, Illinois, California, Oregon, negara bagian Washington, dan Washington DC.

Sementara Donald Trump diproyeksikan akan memenangkan 17 negara bagian.

Baca: Banderol Harga Rp 20 Jutaan, Ini 8 Rekomendasi Mobil Bekas Murah

Presiden AS Donald Trump dan calon presiden dari Partai Demokrat dan mantan Wakil Presiden AS Joe Biden bertukar argumen sebagai moderator dan pembawa berita Fox News Chris Wallace (tengah) mengangkat tangannya untuk menghentikan mereka selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Selasa (29/9//2020) waktu setempat.
Presiden AS Donald Trump dan calon presiden dari Partai Demokrat dan mantan Wakil Presiden AS Joe Biden bertukar argumen sebagai moderator dan pembawa berita Fox News Chris Wallace (tengah) mengangkat tangannya untuk menghentikan mereka selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Selasa (29/9//2020) waktu setempat. (Jim WATSON / AFP)

Baca: Komentari Tuduhan Donald Trump, Anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez Buka Suara

Yaitu, Indiana, Kentucky, Oklahoma, Tennessee, Virginia Barat, Arkansas, Dakota Selatan, Dakota Utara, Alabama, Carolina Selatan, Louisiana, Nebraska dan Nebraska 3rd District, Utah, Missouri, Kansas, Wyoming, dan Mississippi.

Masih ada kemungkinan perubahan dalam menit-menit terakhir di negara-negara bagian lainnya.

Tahapan Pengisian dan Pemrosesan Surat Suara\

Dikarenakan pandemi virus corona, pemungutan suara kali ini dilakukan melalui surat atau mail-in voting.

Bagaimana prosesnya? Berikut proses dan tahapan Pilpres AS 2020 yang TribunnewsWiki.com lansir melalui Reuters

Request

Jadi, pemilih yang namanya ada di daftar pemilih secara otomatis mendapatkan berkas surat suara ke alamat rumahnya.

Baca: Bukan Gaun, Sherina Munaf Pakai Celana di Acara Pernikahannya dengan Baskara Mahendra

Presiden AS Donald Trump (kiri) dan calon Presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, melakukan debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio Selasa (29/9/2020).
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan calon Presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, melakukan debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio Selasa (29/9/2020). (2020. JIM WATSON dan SAUL LOEB / AFP)

Baca: Meski Rezim Josep Bartomeu Telah Tumbang, Nasib Lionel Messi di Barcelona Masih Abu-Abu, Mengapa?

Namun, bagi mereka yang belum terdaftar, dapat me-request surat suara melalui telepon, web, atau surat. Panitia Pemilu akan mengirimkan surat suara ke alamat pemilih dengan verifikasi terlebih dahulu.

Berikan Suara

Pemilih menerima surat suara yang berada di dalam amplop yang tersegel. Setelah pemilih menentukan pilihan mereka, surat suara ditutup, dan menandatangani bagian luar amplop surat suara.

Pemilih dapat mengirimkan kembali berkas surat suara ke panitia pemilu di setiap daerah atau menyerahkannya secara langsung.

Verifikasi

Ketika panitia menerima surat suara anda, mereka akan memverifikasi bahwa pemilih terdaftar di negara bagian. Di sejumlah negara bagian, petugas juga membandingkan tanda tangan pemilih di surat suara dengan tanda tangan mereka di daftar pemilih.

Pemrosesan

Setelah surat suara diverifikasi, panitia pemilu akan memproses dan menghitung total suara.

Setiap negara memiliki garis waktu yang berbeda-beda.

Baca: Bukan Nasi, Ini 5 Jenis Makanan yang Wajib Dikonsumsi Tiap Hari Supaya Tubuh Tidak Mudah Sakit

FOTO: Bendera Amerika Serikat
FOTO: Bendera Amerika Serikat (Unsplash - Justin Cron @justincron)

Baca: Cerita Petugas Selamatkan Gadis 3 Tahun di Reruntuhan Gempa Turki, Dia Tersenyum Menunggu Kami

Pilpres AS 2020 ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19, di mana negara Paman Sam memiliki jumlah pemilih tertinggi dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya dalam kurun waktu satu abad terakhir.

Pemilu dilakukan setelah AS mengalami minggu terburuk atas masuknya 1000 kasus harian Covid-19.

Pemungutan suara ditutup pada pukul 23.00 GMT atau pada Rabu (4/11) pukul 06.00 pagi Waktu Indonesia Barat (WIB), tetapi untuk wilayah Alaska akan ditutup pada 06.00 GMT atau Rabu (4/11) pada pukul 13.00 WIB.

Regulasi pemrosesan surat suara memiliki aturan dan jadwal yang berbeda di setiap negara bagian.

Jadi dimungkinkan ada beberapa negara bagian yang tidak selesai pada malam terakhir penutupan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved