Akan tetapi, dia juga mempersilakan jika sang pemain memang ingin meninggalkan klub yang sudah dibelanya sejak berusia 12 tahun.
"Menurut saya, Messi harus bertahan di Barcelona dan bukan karena sejarah. Itu tidak baik untuk siapapun," kata Riera seperti dilansir BolaSport.com dari Marca.
"Pada akhirnya, Messi yang memutuskan (masa depannya). Saya sangat meragukan bahwa Messi ingin meninggalkan Barcelona (di musim panas).
"Saya tidak akan berusaha keras untuk menahan Messi," tuturnya.
Lalu, bagaimana masa depan Lionel Messi? Patut ditunggu hingga setidaknya setelah pemilihan presiden Barcelona selesai dan menanti lobi presiden terpilih terhadap sang kapten kedepan.
Dibalik Mundurnya Bartomeu
Berbagai isu baik di dalam dan luar lapangan membuat relasi antara manajemen yang dipimpin Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dengan kapten tim Lionel Messi semakin memanas.
Kabar kepindahan Lionel Messi dari Barcelona, klub yang sudah hampir dua dasawarsa lebih pria Argentina itu pernah terlihat sangat realistis.
Pada akhirnya, Bartomeu sukses menahan Lionel Messi untuk tidak hengkang dari Barcelona, setidaknya untuk saat ini.
Bartomeu sendiri mulai rutin mendapat kritikan baik itu dari suporter klub hingga para pemain Barcelona sendiri sejak kepindahan Neymar ke PSG pada 2017 lalu.
Mulai menjabat sebagai Presiden Barcelona pada tahun 2014, posisi Josep Maria Bartomeu sangat terguncang hebat setelah klub yang hancur-hancuran di musim 2019-2020.
Barcelona tersingkir dari Liga Champions dengan kalah telak 2-8 dari Bayern Muenchen dan megabintang Lionel Messi sampai mengancam dengan keras akan hengkang.
Akhirnya palu gada tersebut tiba.
Kekalahan pada El Clasico akhir pekan lalu dari Real Madrid semakin memperjelas kerawanan posisi Bartomeu di Barcelona.
Lebih dari 19 ribu anggota klub atau socios sudah menandatangani mosi tidak percaya terhadap Josep Maria Bartomeu dan Pemerintah Catalunya pada Selasa (27/10/2020) malam waktu setempat.
Meski sempat meminta untuk menunda pengunduran diri, Bartomeu akhirnya mengundurkan diri bersama jajaran direksinya pada Rabu (28/10/2020) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Tidak lama setelah berita Bartomeu mundur beredar, yang bersangkutan segera memberikan pernyataan resmi kepada pers.
"Pagi ini saya menerima respons dari Pemerintah Catalunya yang menolak permintaan kami untuk menunda mosi tidak percaya selama 15 hari untuk memastikan keamanan di tengah pandemi ini," kata Bartomeu seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
"Kami bersikeras tidak ingin mundur karena harus memastikan masa depan klub di tengah krisis global ini. Kami tidak bisa meninggalkan klub di tangan manajemen sementara."
"Siapa yang akan merekrut pelatih atau pemain, atau memastikan kontinuitas Messi di klub ini, atau melakukan penyesuaian gaji?"
"Sebagai dewan direksi klub, kami wajib memastikan hal itu, apalagi pemungutan suara presiden baru akan dilakukan pada bulan Maret mendatang. Kami tidak punya alasan untuk mundur, akan tetapi sekarang harus mengambil keputusan ini."