Keluarga Pelaku Buka Suara
Pasca-insiden, saudara pelaku mengatakan eksklusif kepada televisi Al Arabiya: "Dia bilang kepadaku bahwa ingin bermalam di depan katedral. Dia juga mengirim foto gedung itu. Dia meneleponku ketika tiba di Prancis", dilansir Daily Mail, Jumat (30/10/2020).
Baca: Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Sabtu 31 Oktober 2020, Libra Istirahat, Scorpio Hindari Gorengan
Baca: Pelajar SMK di Depok Tawuran, Seorang Siswa Tewas, Satu Kena Luka Bacok
Saat tahu, adiknya adalah dalang peristiwa tersebut, ia mengaku terkejut.
"Apa yang kami lihat dalam gambar tersebut (rilis polisi) adalah dia, putra kami," kata keluarga mereka.
Sementara sang ibu menyebut sang anak sempat menghubunginya.
Ketika mengetahui foto anaknya tersebar luas, sang ibu tak kuasa menahan tangis.
Ia terkejut mendengar putranya adalah pelaku penusukan.
Baca: Menengok Keseruan Proses di Balik Layar Film Over The Moon yang Sudah Tayang di Netflix
Baca: Viral Truk Ikut Balap Lari di Pantai, Belasan Penumpang Termasuk Anak-anak Terguling
Lebih jauh lagi, dirinya tak tahu apa yang sang anak rencanakan
"Kamu itu tak bisa bahasa Prancis, kamu tak punya kenalan siapa pun di sana, mengapa kamu pergi ke sana?" kata sang ibu seraya mengingat perkataan di telepon kepada anaknya jauh sebelum insiden terjadi.
Diketahui pelaku tengah berjuang untuk mendapatkan pekerjaan tetap sebelum berencana meninggalkan negara asalnya yakni Tunisia.
Sebelum ke Prancis, pelaku melakukan 'berbagai pekerjaan' serabutan, kata seorang tetangga.
Sementara itu juru bicara pengadilan Tunisia mengatakan Brahim tidak diklasifikasikan sebagai seorang militan garis keras sebelum meninggalkan negaranya.
Baca: Terungkap Inilah Wajah Pelaku Teror Gereja Prancis, Pembantai Sadis 3 Orang Korban Tewas
Sosoknya juga tidak dikenali oleh pasukan keamanan anti-teror.
Dia mengatakan Brahim telah meninggalkan negaranya sekitar 14 September.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)