Kepolisian Ungkap Cara Pelaku Pembantaian di Nice Bisa Masuk Prancis

Pelaku bernama Brahim Aoussaoui pada 8 Oktober 2020 sedang dalam karantina Covid-19 selama 20 hari di Pulau Lampedusa, Sisilia, Italia.


zoom-inlihat foto
nice005.jpg
ERIC GAILLARD / POOL / AFP
FOTO: Tentara Prancis mengamankan Basilika Notre-Dame de Nice setelah serangan pisau di Nice pada 29 Oktober 2020. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Prancis sedang diserang dan meningkatkan status keamanan nasional menjadi ke level maksimum, darurat. Pasukan keamanan ditambah dari 3.000 menjadi 7.000 untuk menjaga tempat ibadah dan sekolah.


Keluarga Pelaku Buka Suara

Pasca-insiden, saudara pelaku mengatakan eksklusif kepada televisi Al Arabiya: "Dia bilang kepadaku bahwa ingin bermalam di depan katedral. Dia juga mengirim foto gedung itu. Dia meneleponku ketika tiba di Prancis", dilansir Daily Mail, Jumat (30/10/2020).

Baca: Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Sabtu 31 Oktober 2020, Libra Istirahat, Scorpio Hindari Gorengan

Sejumlah warga menyalakan lilin di luar Basilika Notre-Dame de l'Assomption di Nice pada tanggal 29 Oktober 2020 untuk menghormati tiga korban penyerang pisau, yang memotong tenggorokan setidaknya satu wanita, di dalam gereja di kota French Riviera.
Sejumlah warga menyalakan lilin di luar Basilika Notre-Dame de l'Assomption di Nice pada tanggal 29 Oktober 2020 untuk menghormati tiga korban penyerang pisau, yang memotong tenggorokan setidaknya satu wanita, di dalam gereja di kota French Riviera. (Valery HACHE / AFP)

Baca: Pelajar SMK di Depok Tawuran, Seorang Siswa Tewas, Satu Kena Luka Bacok

Saat tahu, adiknya adalah dalang peristiwa tersebut, ia mengaku terkejut.

"Apa yang kami lihat dalam gambar tersebut (rilis polisi) adalah dia, putra kami," kata keluarga mereka.

Sementara sang ibu menyebut sang anak sempat menghubunginya.

Ketika mengetahui foto anaknya tersebar luas, sang ibu tak kuasa menahan tangis.

Ia terkejut mendengar putranya adalah pelaku penusukan.

Baca: Menengok Keseruan Proses di Balik Layar Film Over The Moon yang Sudah Tayang di Netflix

Baca: Viral Truk Ikut Balap Lari di Pantai, Belasan Penumpang Termasuk Anak-anak Terguling

Lebih jauh lagi, dirinya tak tahu apa yang sang anak rencanakan

"Kamu itu tak bisa bahasa Prancis, kamu tak punya kenalan siapa pun di sana, mengapa kamu pergi ke sana?" kata sang ibu seraya mengingat perkataan di telepon kepada anaknya jauh sebelum insiden terjadi.

Diketahui pelaku tengah berjuang untuk mendapatkan pekerjaan tetap sebelum berencana meninggalkan negara asalnya yakni Tunisia.

Sebelum ke Prancis, pelaku melakukan 'berbagai pekerjaan' serabutan, kata seorang tetangga.

Sementara itu juru bicara pengadilan Tunisia mengatakan Brahim tidak diklasifikasikan sebagai seorang militan garis keras sebelum meninggalkan negaranya.

Baca: Terungkap Inilah Wajah Pelaku Teror Gereja Prancis, Pembantai Sadis 3 Orang Korban Tewas

Sosoknya juga tidak dikenali oleh pasukan keamanan anti-teror.

Dia mengatakan Brahim telah meninggalkan negaranya sekitar 14 September.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved