Hari Ini dalam Sejarah 24 Oktober 1946: Manusia Berhasil Memfoto Bumi dari Luar Angkasa

Kamera yang digunakan untuk memfoto dibawa ke luar angkasa dengan roket V-2 sisa Perang Dunia II.


zoom-inlihat foto
foto-bumi-pertama.jpg
Wikimedia Commons/U.S. Army
Foto Bumi pertama dari luar angkasa

Kamera yang digunakan untuk memfoto dibawa ke luar angkasa dengan roket V-2 sisa Perang Dunia II.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Foto Bumi pertama dari luar angkasa didapatkan manusia pada 24 Oktober 1946.

Kamera yang digunakan untuk memfoto dibawa pada ketinggian 105 km di atas permukaan Bumi dengan roket V-2.

V-2 tersebut merupakan roket Nazi Jerman yang dirampas oleh Amerika pada akhir Perang Dunia II, dan kemudian dimodifikasi.

Film atau hasil tangkapan kamera disimpan dalam kaleng logam yang kuat dan dijatuhkan kembali ke Bumi

Clyde Holliday, insinyur yang mengembangkan kamera itu, kemudian memprediksi seluruh daratan di Bumi akan dipetakan dengan cara seperti ini.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 24 Oktober: Sheffield F.C. Berdiri, Tim Sepak Bola Tertua yang Masih Bertahan

Roket V-2 diluncurkan
Roket V-2 diluncurkan (Airspacemag.com)

  • Usaha menangkap gambar Bumi


Sebelum tahun 1946, gambar tertinggi yang pernah diambil manusia berasal dari balon Explorer II.

Explorer II berhasil naik setinggi 13,7 mil dari permukaan Bumi pada tahun 1935.

Dengan ketinggian tersebut, Explorer II sudah bisa menangkap gambar lengkung Bumi.

Segera setelah Perang Dunia II berakhir, Amerika menggunakan roket V-2 yang dirampas dari Jerman untuk tujuan eksperimental.

Roket tersebut dibawa ke White Sands dengan 300 gerbong kereta. Insinyur roket menggunakannya untuk mengembangkan desain roket mereka.

Sementara itu, ilmuwan diundang untuk mengemas peralatannya ke dalam roket itu agar mereka dapat mempelajari suhu, tekanan, medan magnet, dan karakteristik atmosfer atas yang belum diselidiki.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 22 Oktober: Krisis Rudal Kuba, AS Umumkan Adanya Rudal Nuklir Soviet di Kuba

  • Foto pertama


Para ilmuwan, di antara mereka ada John T. Mengel, memulai eksperimen dengan roket V-2.

Mengel melakukan eksperimen atmosfer atas dengan meluncurkan roket di orbit dekat Bumi.

Dia mendesain dan membuat nose shell pertama yang akan menggantikan hulu ledak di roket V-2.

Di dalam nose shell ditempatkan kamera yang didesain oleh Clyde Holliday.[3]

Ilmuwan dan tentara di White Sands Missile Range meluncurkan roket V-2 pada 24 Oktober 1946.

Roket itu membawa kamera 35 milimeter dan menangkap gambar Bumi dari ketinggian 65 mil.

Film dimasukkan ke dalam kaleng logam dan dijatuh ke Bumi. Holliday juga menganalisis foto-foto itu setelah sampai di Bumi.

Foto itu dapat digunakan untuk mempelajari geologi, meteorlogi, dan citra foto itu sendiri.

Dalam sebuah artikel National Geographic tahun 1950, Holliday mendeskripsikan foto Bumi pertama dari luar angkasa sebagai, "Bagaimana Bumi kita terlihat oleh pengunjung dari planet lain yang datang dengan kapal luar angkasa."

Antara tahun 1946 dan 1950, ada lebih dari 1.000 foto yang kembali dari luar angkasa.

Beberapa di antaranya diambil dari ketinggian 100 mil. Berdekade-dekade kemudian, astronot Apollo 8 berhasil menangkap gambar Bumi seluruhnya.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 21 Oktober: Tragedi Aberfan, Ratusan Murid Sekolah Terkubur Limbah Batu Bara

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Manusia mendapatkan foto Bumi pertama dari luar angkasa
Pada 24 Oktober 1946
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved