Dibawa ke Wisma Atlet karena Positif Covid-19, Pemilik Panti Pijat Loncat dari Ambulans

Hendak dibawa ke Wisma Atlet untuk diisolasi, pemilik panti pijat di Kebun Jeruk loncat dari Ambulans saat jalanan macet karena demo.


zoom-inlihat foto
pemilik-panti-pijat-di-kebun-jeruk-positif-covid-19.jpg
Dok. Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia
Kepala Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia Kedoya, Susan J Zulkifli (kanan) saat melepas E (kiri) yang akan dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat


Akibatnya, E yang keluar dari mobil langsung berbaur dengan massa pendemo UU Cipta Kerja yang sedang memenuhi kawasan itu sehingga tak berhasil dikejar.

Sampai saat ini E sendiri belum bisa ditemukan.

Susan menjelaskan, terpaparnya E diketahui dari hasil swab test setelah tiga pilar Kebon Jeruk menggerebek panti pijat Wijaya karena beroperasi di masa PSBB.

Total ada 11 wanita yang diamankan.

Selain E, mereka yang diamankan merupakan terapis di panti pijat tersebut.

Dari 11 orang wanita yang terjaring dan dibawa ke Panti Sosial Bina Karya Wanita, 8 diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, ada satu lagi yang dinyatakan positif Covid-19 dan positif HIV Aids.

Baca: Angka Pasien Covid-19 Melonjak, Polandia Ubah Stadion Nasional Jadi Rumah Sakit Darurat

Baca: Tenaga Medis di Tulungagung Meninggal karena Covid-19, Pernah Sembuh, tetapi Terinfeksi Lagi

Proses Evakuasi

Susah menjelaskan, setelah keluar hasil swab test pada Rabu (7/10/2020), pihaknya langsung mengubungi Wisma Atlet Kemayoran untuk proses evakuasi.

Keesokan harinya, delapan wanita yang positif Covid-19 itu dievakuasi ke Wisma Atlet menggunakan ambulans.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved