Hari Ini dalam Sejarah 19 Oktober: Bongkah Emas Seberat 285 Kg Ditemukan di Australia

Penemu emas menjadi orang kaya dan dia membangun rumah megah di Sydney


zoom-inlihat foto
replika-bongkah-emas.jpg
Australian-museum.com
Replika bongkah emas yang ditemukan pada 19 Oktober 1872

Penemu emas menjadi orang kaya dan dia membangun rumah megah di Sydney




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bongkah emas seberat 285 kg ditemukan di pertambangan "Star of Hope", Hill End, New South Wales, Australia pada 19 Oktober 1872.

Ditemukan pukul 02.00 pagi, bongkah terdiri dari emas, quartz, dan batu berwarna abu-abu; dan setelah dimurnikan menghasilkan emas seberat 93,2 kg.

Bongkah emas ini berukuran 144,8 cm x 66 cm x 10,2 cm dan ditemukan oleh Ludwig Hugo Beyer dan Bernahard Otto Holtermann yang menjadi mitra pada perusahaan Star of Hope Gold Mining Company.

Penemuan emas ini mengubah Holtermann menjadi orang kaya dan dia membangun rumah megah di St. Leonards, Sydney. Bongkah emas ini diperkirakan bernilai 5,2 juta dollar apabila menggunakan harga saat ini.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 18 Oktober: Thomas Alva Edison Meninggal, Inventor & Pemilik 1.093 Hak Paten

Holtermann bersama bongkah emas
Holtermann bersama bongkah emas (Wikimedia Commons)

  • Sekilas Holtermann


Bernahard Otto Holtermann lahir di Hamburg, Jerman, pada 29 April 1838 dari pasangan John Henry Holtermann dan Ann.

Dia pergi dari Jerman tahun 1858 dan sampai di Sydney, Australia, pada 12 Agustus tahun yang sama.

Holtermann ingin mencari saudara laki-lakinya, Herman, tetapi dia ternyata sudah pindah ke tempat penambangan emas.

Dia sempat bekerja sebagai pelayan di sebuah sekunar dan Hamburg Hotel sebelum diajak seorang penambang sukses ke Adelong.

Beberapa bulan kemudian, dia bertemu penambang asal Polandia bernama Hugo Louis Beyers dan pergi bersamanya ke wilayah Hill End.

Pada tahun 1861 mereka mulai melakukan pencarian di Hawkins Hill, tetapi hanya ada sedikit kesuksesan selama lima tahun.

Holtermann bahkan pernah hampir kehilangan nyawanya karena ledakan yang terjadi secara prematur.

Pada tahun 1871 beberapa urat kaya emas ditemukan, tetapi kemudian makin jarang ditemukan.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 18 Oktober: AS Mengambil Alih Alaska dari Rusia, Dibeli Seharga $7,2 Juta


Pada pukul dua pagi tanggal 19 Oktober 1972 Holtermann dan Beyers menemukan bongkah emas.

Sebelum bongkah itu ditemukan, ada peledakan pada malam hari yang menunjukkan keberadaan sebuah "dinding emas".

Bongkah itu melekat pada urat kuarsa dan diangkat ke permukaan secara pelan dan berhati-hati di bawah pengawasan Holtermann.

Holtermann kemudian menugaskan fotografer bernama Beaufyo Merlin untuk mendokumentasikan peristiwa bersejarah itu.

Bongkah emas ini berukuran 144,8 cm x 66 cm x 10,2 cm dan memiliki berat kotor 285 kg.[3]

Meski menjadi orang yang mengoperasikan tambang, Holtermann hanya satu di antara beberapa investor dan pemnagku kepentingan yang terlibat.

Dia ingin menjaga bongkah emas itu tetap utuh dan menawarkan untuk membayarnya di atas harga pasarannya.

Namun, karena beberapa alasan yang tidak diketahui, tawarannya ditolak dan bongkah itu dipecah dan dilebur dengan spesimen lain yang ditemukan di tambang.

Dia kemudian memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya pada perusahaan pertambangan itu.

Holtermann dilaporkan sedih setelah bongkah emas besar yang ditemukannya dihancurkan.

Saat itu, pada masa awal pertambangan, hanya ada sedikit apresiasi terhadap bongkah emas seperti itu.

Mereka lebih menghargai jumlah emas yang ada di dalamnya.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 16 Oktober 1964: China Ledakkan Bom Atom Pertamanya

  • Kehidupan selanjutnya


Jumlah emas di bongkahan itu ada sebanyak 93,2 kg dan harganya mencapai 5,2 juta dollar jika menggunakan standar harga hari ini.

Penemuan ini membuat Holtermann kaya dan dia kemudian membangun rumah mewah di St. Leonard, Sydney.

Di sana dia memiliki menara persegi yang dilengkapi dengan jendela kaca patri berukuran 45 cm yang memperlihatkan gambar Holtermann berpose dangan bongkah emas.

Ada replika bongkah emas itu di Mineral Gallery, Australia, dan terbuat dari resin dan fiberglass.[4]

Setelah dua kali gagal, Holtermann akhirnya terpilih menjadi anggota St. Leonards tahun 1882.

Dia rutin menghadiri parlemen sampai tahun 1885 dan tertarik dengan imigrasi dan perkembangan di Sidney Utara.

Holtermann turut menyumbang 5.000 poun dalam pembangunan North Shore Bridge.

Meninggal pada tahun 1885, dia meninggalkan istri dan keempat anaknya.[5]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Bongkah emas 285 kg ditemukan di Australia
Pada 19 Oktober 1872
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved