TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perseteruan dua pelatih klub papan atas Liga Inggris, Arsene Wenger dan Jose Mourinho, sepertinya memang akan berlangsung selamanya.
Diketahui Arsene Wenger baru saja meluncurkan buku terbarunya berjudul 'My Life in Red and White'.
Nah, dalam buku yang mengisahkan perjalanan 22 tahun Wenger mengarsiteki The Gunners, Arsenal, ia sama sekali tidak menyinggung nama Jose Mourinho.
Merasa tidak dianggap, Jose Mourinho yang sekarang menangani Tottenham Hostpurs, melancarkan serangan tajam terhadap mantan musuhnya itu atas penerbitan buku baru pelatih asal Perancis itu.
Memang, meski menghadapi Mourinho dalam banyak kesempatan saat pelatih asal Portugal itu bertugas di Chelsea selama dua periode dan di Manchester United, serta terlibat dalam banyak pertengkaran verbal, Wenger tidak menyebutkan rivalnya dalam buku tersebut.
Mourinho ditanyai tentang kelalaian itu dan membalas dengan cara yang biasanya pahit.
Baca: Jose Mourinho Dikecam Wali Kota London karena Tottenham Menggelar Latihan di Tengah Pandemi Corona
"Karena dia tidak pernah mengalahkanku," kata Mourinho menyindir namanya tidak disinggung Wenger dalam buku itu, dikutip Daily Star Online, Jumat (16/10/2020).
“Anda tidak akan melakukan satu bab tentang 12 atau 14 pertandingan dan Anda tidak pernah menang."
"Jadi mengapa dia harus berbicara tentang saya dalam bukunya?"
"Buku adalah hal yang membuatmu bahagia, membuatmu bangga. Jadi aku mengerti situasinya dengan sempurna. "
Dalam 19 pertemuan antara keduanya, Arsenal Wenger hanya berhasil dua kemenangan atas tim Mourinho.
Satu kali melawan Chelsea di Community Shield 2015 dan kemenangan 2-0 atas Manchester United pada 2017.
Mourinho di sisi lain meraih 10 kemenangan atas Wenger dengan tujuh pertandingan berakhir imbang.
Persaingan antara keduanya dimulai ketika Mourinho tiba di Chelsea pada tahun 2004 dan menanggapi komentar Wenger tentang pihaknya dengan memanggilnya 'voyeur'.
Satu dekade kemudian selama periode keduanya, Mourinho menyebut Wenger sebagai 'spesialis dalam kegagalan' sementara The Gunners berada di tengah-tengah paceklik trofi.
Baca: Arteta Resmi Latih Arsenal: Rekor Pelatih Termuda Klub, Cedera hingga Harapan Arsene Wenger
Perseteruan keduanya kian menjadi-jadi bahkan mengarah ke perseteruan fisik.
Suatu saat, ketika Chelsea meladeni Arsenal di Stamford Bridge, Wenger mendorong Mourinho setelah keduanya terlibat pertengkaran hebat.
Awal pekan ini, ketika ditanya mengapa Mourinho dan rivalitasnya ditinggalkan, Wenger mengatakan dia ingin buku itu menjadi 'buku positif'.
"Saya tidak ingin membuat buku yang memilah beberapa perbedaan."
Mourinho Gelari Wenger dengan Voyeur