KPAI: Aparat Diminta Hukum Siapa Saja yang Gunakan Anak dalam Demo UU Cipta Kerja

Sejumlah demonstran dinilai KPAI mengeksploitasi anak di bawah umur untuk mengikuti unjuk rasa.


zoom-inlihat foto
kpai-1.jpg
Tribunnews
Komisioner KPAI. (Tribunnews)


Sejumlah demonstran dinilai KPAI mengeksploitasi anak di bawah umur untuk mengikuti unjuk rasa.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aparat Penegak Hukum diminta menindak orang dewasa yang mengeksploitasi anak dalam aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja.

Permintaan tersebut diajukan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melalui Komisioner Jasra Putra dalam konferensi pers, Kamis (15/10/2020).

KPAI menilai sejumlah demonstran mengeksploitasi anak di bawah umur untuk mengikuti unjuk rasa.

"Meminta kepada aparat penegak hukum memastikan orang dewasa yang terindikasi mengeksploitasi anak harus diproses secara hukum," kata Jasra, dikutip dari Kompas.com (16/10/2020).

Selain itu, KPAI juga meminta masyarakat dan orangtua untuk melaporkan pada aparat apabila menemukan anak yang terlibat dalam aksi unjuk rasa.

Baca: Pelajar yang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja Bisa Dicatat di SKCK, KPAI: Mereka Tak Berniat Jahat

KPAI
KPAI (Instagram/@kpai_official)

Baca: Grand Candi Hotel Semarang Lakukan Penyegelan Kamar demi Tingkatkan Protokol Kesehatan

Terutama, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung anarkistis dan bisa membahayakan nyawa anak-anak.

"Pelibatan dalam kerusuhan sosial dan pelibatan dalam peristiwa yang mengandung unsur kekerasan yang dapat membahayakan nyawa anak," ujar dia.

Diketahui, sebanyak 1.377 orang ditangkap polisi imbas dari demo tolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja yang berujung ricuh di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Dari jumlah tersebut, ada lima orang pelajar yang masih berada di tingkat Sekolah Dasar (SD).

"Dari 1.377, dievaluasi 75-80 persen adalah anak-anak sekolah. Bahkan ada 5 anak SD yang umurnya sekitar 10 tahun," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).

Baca: Kapolres Kotawaringin Barat Dilaporkan Sang Istri, Dimutasi Padahal Baru 2 Bulan Menjabat

Baca: Siang Ini BEM SI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Istana Negara, Jokowi Pilih Terima Tamu di Istana Bogor

Yusri menjelaskan, jumlah pelajar yang diamankan setidaknya ada 900 orang, sedangkan sisanya berstatus mahasiswa dan pengangguran.

"Sisanya pengangguran, ada mahasiswa. Mereka menyampaikan 'saya diundang dan diajak untuk melakukan kerusuhan'," kata dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPAI Minta Aparat Hukum Tindak Orang yang Libatkan Anak dalam Aksi Unjuk Rasa UU Cipta Kerja"





Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved