Pelajaran dari China, 4,2 Juta Warga Ikut Swab Test Covid-19 Hanya dalam Waktu Dua Hari

Kepatuhan warga menjadi kunci utama berhasilnya China melakukan 4,2 juta swab test hanya dalam dua hari dan dan 1,9 juta sudah keluar hasilnya.


zoom-inlihat foto
china009.jpg
STR / AFP / China OUT
Foto yang diambil pada 12 Oktober 2020 ini menunjukkan ribuan warga yang mengantre untuk dites virus corona COVID-19, sebagai bagian dari program pengujian massal menyusul wabah virus corona baru di Qingdao, di Provinsi Shandong timur China. Hanya dalam waktu dua hari, 12-13 Oktober 2020, sebanyak 4,2 juta penduduk kota ini berhasil melakukan swab test.


Pada bulan Juni, sebagian besar wilayah Ibu Kota Beijing menjadi sasaran tes massal setelah kota berpenduduk lebih dari 20 juta itu mendeteksi kasus virus yang terkait dengan pasar makanan.

Dan Kota Wuhan, yang memiliki populasi 11 juta dan tempat virus pertama kali berasal, diuji dalam 19 hari pada bulan Juni setelah sekelompok infeksi di sana.

china006
Foto yang diambil pada 13 Oktober 2020 ini menunjukkan warga yang menunggu hingga malam hari untuk diuji virus korona COVID-19 sebagai bagian dari program pengujian massal menyusul wabah baru virus korona di Qingdao, di Provinsi Shandong timur China. (STR / AFP / China OUT)

Pihak berwenang di Beijing mengklaim telah mengendalikan sebagian besar virus, menggunakan penguncian yang meluas dan pengujian massal untuk menghilangkan kasus.

Negara itu mengklaim 'hanya' menderita 90.000 kasus virus dan kurang dari 5.000 kematian.

china007
Foto yang diambil pada 13 Oktober 2020 ini menunjukkan seorang petugas kesehatan mengambil sampel dari seorang anak kecil untuk dites virus corona COVID-19 sebagai bagian dari program pengujian massal menyusul wabah baru virus korona di Qingdao, di provinsi Shandong timur China. (STR / AFP / China OUT)

Sebaliknya, AS telah melaporkan 7,7 juta kasus dan lebih dari 200.000 kematian. AS juga mengalami pelambatan ekonomi yang memecahkan rekor karena virus, yang membuat PDB turun hampir 33 persen selama penguncian awal tahun.

Ekonomi China juga menyusut selama lockdown, hampir 7 persen, meskipun sekarang telah kembali tumbuh dan diperkirakan akan tumbuh secara keseluruhan pada tahun 2020.

Beijing juga sangat ingin menjadi yang pertama dalam membuat vaksin virus corona, dengan beberapa perusahaan dalam tahap akhir.

Meskipun belum terbukti, vaksin telah diberikan kepada ratusan ribu pekerja kunci dan tentara.

(tribunnewswiki.com/hr)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved