Polisi Buru Pria yang Diduga Perkosa Seekor Kuda, Pasangan yang Bercinta dengan Anjing Ditangkap

Pria yang digambarkan berpostur jangkung itu dilaporkan seorang wanita yang memergokinya mengejar seekor kuda sampai dia bisa mengangkat ekor kuda.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-kuda02.jpg
AFP
Seorang pria dalam pengejaran polisi di Jerman setelah tertangkap basah hendak memperkosa seekor kuda. Foto hanya ilustrasi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polisi sedang mencari dan memburu seorang pria yang diduga hendak memperkosa seekor kuda.

Pria yang digambarkan berpostur jangkung itu dilaporkan seorang wanita yang memergokinya mengejar seekor kuda sampai dia bisa mengangkat ekor kuda tersebut.

Seorang wanita di Michelstadt, 75 km selatan Frankfurt, Jerman, melaporkan seorang pria yang dilihatnya mengejar seekor kuda dan akhirnya mengangkat ekornya sebelum lari ketika dia mendekatinya.

Saksi mengatakan dia sedang berjalan-jalan dengan anjingnya di paddock antara pukul 15.45 dan 16.00 ketika dia melihat apa yang dia yakini sebagai percobaan pemerkosaan terhadap hewan.

Juru bicara Christiane Hansmann dari Markas Besar Polisi di Hesse Selatan, mengatakan wanita itu telah menggambarkan bagaimana pria itu "akhirnya mengangkat ekor kudanya agar dapat melakukan kejahatan yang memalukan terhadap hewan itu".

Wanita itu memberi tahu polisi bagaimana dia merasa harus turun tangan untuk melindungi kudanya, dikutip Daily Star Online, Selasa (13/10/2020).

ilustrasi kuda01
Ilustrasi kuda. (FOX NEWS)

Tetapi ketika dia melihatnya, dia mengklaim dia lari melintasi padang rumput sapi dan menghilang ke dalam hutan.

Polisi di daerah itu sekarang mencari laki-laki berkulit putih setinggi enam kaki dua, berbadan tegap dengan rambut hitam pendek dan kaki busur.

Dia mengenakan topi bisbol, jeans terang, dan jaket gelap yang dilipat di kerahnya.

Pria itu kini diduga melanggar Undang-Undang Perlindungan Hewan Jerman.





Halaman
1234
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved