Desak Polisi Bebaskan 4 Rekan, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Gubernur Jateng

Ratusan mahasiswa Semarang yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) mendesak polisi bebaskan 4 rekan yang ditangkap saat demo.


zoom-inlihat foto
ratusan-mahasiswa-gelar-aksi-turun-ke-jalan.jpg
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Aksi damai ratusan mahasiswa di kawasan Tugu Muda, Lawang Sewu Semarang, Minggu (11/10/2020)


Ratusan mahasiswa Semarang yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) mendesak polisi bebaskan 4 rekan yang ditangkap saat demo.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) mendesak empat mahasiswa yang masih ditahan pascainsiden kerusuhan pada demo menolak Omnibus Law di depan Kantor Gubernur Jateng pada Rabu (7/10/2020) untuk segera dibebaskan.

GERAM beranggotakan ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Semarang, Jawa Tengah.

Mereka melakukan aksi turun ke jalan di Kawasan Tugu Muda Semarang, pada Minggu (11/10/2020) sore.

Saat aksi itu digelar, ratusan aparat kepolisan tampak berjaga-jaga mengamankan jalannya aksi di area Gedung Lawang Sewu.

Beberapa petugas gabungan juga mengatur arus lalu-lintas di Bundaran Tugu Muda untuk mengurai kemacetan.

Saat demo berlangsung, peserta aksi silih berganti berorasi menyampaikan sejumlah tuntutan berkaitan dengan penolakan disahkannya Omnibus Law.

Sejumlah mahasiswa juga turut menyuarakan protes melalui nyanyian, aksi teatrikal dan pembacaan puisi sebagai bentuk solidaritas kepada rekannya yang masih ditahan di kepolisian.

"Hari ini kita aksi damai. Kita mengadakan aksi solidaritas kepada empat kawan kita yang masih ditahan oleh kepolisian pasca aksi demo menolak Omnibus Law pada 7 Oktober lalu. Sebagai kawan kita perlu merespon itu. Kita menolak tindakan represif dan menuntut empat kawan kita untuk dibebaskan. Dan juga menolak pengesahan UU Cipta Kerja," kata salah satu peserta aksi.

Baca: Mahasiswa UGM Sebut Dipaksa Mengaku Provokator, Kapolresta Yogyakarta: Sudah Bukan Zamannya

Baca: Ada di Barisan Depan saat Demo Tolak Omnibus Law, Mahasiswa UGM Dipaksa Mengaku sebagai Provokator

Koordinator Aksi Dephen menegaskan, dalam aksi damai tersebut menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan DPR RI dan menolak UU Cipta Kerja dan UU lainnya yang tidak pro terhadap rakyat.

"Selain itu, kami juga mendesak dibebaskannya empat mahasiswa yang masih ditahan di Polrestabes Semarang,"











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved