Ada di Barisan Depan saat Demo Tolak Omnibus Law, Mahasiswa UGM Dipaksa Mengaku sebagai Provokator

Dipukul dibagian kepala dan muka, mahasiswa UGM berinisial ARN (20) menuturkan dirinya dipaksa mengaku sebagai provokator dalam demo tolak Omnibus Law


zoom-inlihat foto
mahasiswa-bekasi-terlibat-bentrok.jpg
istimewa
ILUSTRASI - Ratusan mahasiswa Bekasi terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di kawasan Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (7/10/2020).


Dipukul dibagian kepala dan muka, mahasiswa UGM berinisial ARN (20) menuturkan dirinya dipaksa mengaku sebagai provokator dalam demo tolak Omnibus Law

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mahasiswa UGM berinisial ARN (20) mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan dari aparat kepolisian saat dirinya ikut demo tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020) lalu.

Ia mengaku dipukul di bagian kepala dan muka.

“Kepala dan muka saya beberapa kali dipukul, sampai gagang kacamata saya patah,” kata ARN melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (11/10/2020).

Direktur Kemahasiswaan UGM Suharyadi disebut sempat menjenguk ARN di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta, Jumat.

Saat itu, selang infus dan oksigen masih terpasang di tubuh ARN.

Dirinya mengaku masih merasa sesak napas akibat tendangan. Wajahnya juga lebam karena terkena pukulan.

ARN bercerita, saat demo berlangsung, dirinya datang terlambat.
Ia menyusul kawan lain yang sudah jalan dari bundaran UGM menggunakan sepeda motor.

ARN membawa dua kardus air minum yang akan dibagikan kepada rekannya.

Baca: Profil Sari Labuna, Mahasiswi yang Ditangkap Polisi karena Membawa Keranda Puan Maharani saat Demo

Baca: Viral Aksi Saling Dukung saat Demo: Mahasiswa, Polisi, dan TNI Saling Oles Pasta Gigi di Malioboro

Kemudian ia pun bergabung di barisan depan bersama teman lainnya saat aksi demo.

Sewaktu tiba di depan Gedung DPRD, demo sempat ricuh karena disusupi oleh seorang provokator.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved