Tak Kuat Menahan Malu, Legenda Klub Sindir Telak Performa Manchester United dan Kapten Harry Maguire

Patrice Evra kecewa dengan performa Manchester United yang kalah telak dari Tottenham Hotspurs dan kapten Harry Maguire bikin blunder parah.


zoom-inlihat foto
maguire-eror.jpg
Twitter/ESPN
Harry Maguire (tengah) justru menarik lengan rekannya sendiri Luke Shaw (kiri) ketika sedang berjibaku dengan gelandang Tottenham Hotspurs, Erik Lamela dalam laga pekan keempat Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (4/10/2020).


Minimnya aktivitas di lantai bursa transfer pemain membuat Manchester United mendapat tekanan luar biasa di sosial media dari fans mereka sendiri.

Manchester United dinilai tidak ambisius untuk bersaing meraih gelar musim ini, ketika klub-klub lain bergerak cepat untuk menggaet pemain incaran.

Suasana makin menegangkan ketika Manchester United juga meraih hasil buruk di tiga pekan awal Liga Inggris musim 2020-21.

Manchester United tercatat mengalami dua kekalahan dalam tiga laga awal Liga Inggris.

Catatan ini sungguh memalukan bagi klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Dikutip dari catatan Squawka Football, untuk pertama kali dalam sejarah klub, Manchester United menelan dua kekalahan di dua pertandingan kandang pertama mereka di Liga Inggris.

Hasil memalukan ini membuat Manchester United di era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer telah mencoreng sejarah klub.

Nasib Ole pun disebut dalam bahaya pasca Manchester United baru saja menelan kekalahan memalukan dari Tottenham Hotspur di Liga Inggris.

Manchester United secara mengejutkan dibantai 1-6 dari Tottenham Hotspur pada pekan keempat Liga Inggris 2020-2021 di kandang mereka Old Trafford, Minggu (4/10/2020).

Baca: Hasil Liga Inggris: Dua Klub Besar, Manchester United dan Liverpool Kompak Hancur Bersamaan

Menurut catatan statistik, Manchester United benar-benar kalah dominan dari Tottenham Hotspurs pada laga tersebut.

The Red Devils kalah penguasaan bola sebesar 38% berbanding 62% milik The Lilywhites.

ole bruno fdes
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (tengah) berbicara dengan gelandang Bruno Fernandes pada pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford, pada 4 Oktober 2020.

Sepanjang pertandingan, Manchester United itu hanya melepaskan 5 tembakan dengan 2 mengarah ke gawang.

Adapun Spurs yang kini dilatih Jose Mourninho membuat 22 peluang yang 8 kali tepat menuju sasaran.

Manchester United sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat gol penalti dari Bruno Fernandes pada menit ke-2.

Namun, Spurs berhasil membalasnya dengan menyarangkan 6 gol ke gawang David de Gea.

Enam gol The Lilywhites dicetak oleh Tanguy Ndombele (4'), Son Heung-min (7', 37'), Harry Kane (30', 79'), dan Serge Aurier (51').

Pada laga ini, Manchester United bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-28.

Baca: Juventus dan Barcelona Satu Grup di Liga Champions: Akhirnya, Duel Ronaldo vs Messi Terjadi Lagi

Hal itu karena Anthony Martial mendapat kartu merah usai tertangkap kamera menampar dagu Erik Lamela.

Performa paling menjadi sorotan adalah lini belakang Manchester United.

Bek tengah sekaligus kapten tim, Harry Maguire dicecar oleh fans akibat performa buruknya yang tak kunjung membaik.

Salah satu kesalahan elementer Maguire terjadi ketika dirinya justru menarik lengan rekannya, Luke Shaw yang sedang berjibaku dengan gelandang Tottenham Hotspurs, Erik Lamela.

Kesalahan fatal itu pun membuat bola akhirnya disambar oleh gelandang Tottenham lain, Tanguy Ndombele dan terjadilah, gawang Manchester United yang dikawal David De Gea robek pada menit ke-4.

Ini menjadi kekalahan kedua Manchester United pada dua laga yang berlangsung di Old Trafford.

Sebelumnya, pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu takluk 1-3 dari Crystal Palace pada pekan pertama Liga Inggris.

Hasil sangat buruk Manchester United ini pun mendapat komentar dari legenda dan mantan kapten klub, Patrice Evra.

Patrice Evra sendiri kebetulan menjadi komentator Sky Sports yang mengawal tayangan pertandingan Manchester United vs Tottenham Horspurs.

Pria asal Prancis itu tidak kuasa menahan rasa malu melihat mantan klubnya hancur lebam dan bermain sangat buruk.

Di babak pertama saat Manchester United sudah tertinggal 1-4, Evra sampai meminta suporter Setan Merah untuk bermain PlayStation saja daripada lanjut menyaksikan penampilan memalukan tim kesayangan mereka.

Baca: Sejarah Besar Satu Dekade Terakhir, Ronaldo dan Messi Tak Lagi Masuk 3 Besar Pemain Terbaik Eropa

"Saya bahkan tidak mau mengomentari pertandingan ini. Sebuah bencana," kata bek kiri Manchester United pada periode 2006-2014 ini, mengutip dari Bolasport.com berjudul Malu Berat, Eks Bek Manchester United Minta Dipecat Jadi Komentator.

"Saran saya untuk semua fan sekarang adalah beli saja PlayStation, beli pemain seperti Sancho atau bahkan Messi dan mulailah bermain karena yang ada di sini adalah sebuah bencana," lanjutnya.

"Saya adalah orang yang selalu positif, tetapi saat ini saya merasa hancur. Saya memahami rasa sakit yang dialami semua suporter Manchester United."

"Tidak ada pemain di tim ini yang layak membela baju Manchester United sekarang," sergah Evra lagi.

Evra juga tak lupa mengkritisi para bek tengah Manchester United seperti Harry Maguire, Eric Bailly dan Victor Lindelof.

Legenda Manchester United, Patrice Evra, ketika menjadi komentator di Sky Sports. Dia kecewa berat dengan performa mantan klubnya dan menyindir kapten Harry Maguire.
Legenda Manchester United, Patrice Evra, ketika menjadi komentator di Sky Sports. Dia kecewa berat dengan performa mantan klubnya dan menyindir kapten Harry Maguire. (Media Skysports)

"Eric Bailly mendapatkan kesempatan menggantikan Victor Lindelof dan dia membuat kesalahan seperti itu. Jadi, jangan mengeluh kalau Anda tidak bermain."

"Donny van de Beek marah-marah karena tidak menjadi starter? Ada alasannya mengapa seperti itu."

"Harry Maguire? Kita selalu mendiskusikan siapa rekan duet yang tepat untuknya."

"Melihat penampilannya, mengapa diskusinya bukan 'Bagaimana jika kita keluarkan Maguire dari tim?'," kata Evra lagi.

Lebih jauh lagi, Evra di depan kamera Sky Sports memohon agar dia tidak diminta lagi mengomentari pertandingan Manchester United.

"Ini baru penampilan kedua saya di sini, tetapi sekarang saya meminta Sky Sports untuk menghentikan kontrak saya," ujar Evra.

"Kalau mereka tidak bersedia, tolong beri saya pertandingan selain Manchester United karena saya tidak mau lagi mengomentari tim ini."

(Tribunnewswiki.com/Ris)





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved