Jubir Kemenlu China Sebut Negaranya Akan Menjual Vaksin Covid-19 dengan Harga Masuk Akal

China telah berjanji untuk membuat vaksin buatannya dapat diakses dan terjangkau harganya di negara-negara berkembang.


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-produksi-china-sinovac-biotech-2.jpg
AFP
Calon vaksin Covid-19 buatan perusahaan China Sinovac. China mengatakan akan menjual vaksin Covid-19 dengan harga masuk akal.


Setelah berhasil melalui tahap 2, uji kinis diteruskan ke tahap 3 dan diberikan kepada ribuan orang.

Tahap akhir ini digunakan untuk mengonfirmasi keamnanan, termasuk melihat adanya efek samping yang jarang terjadi, dan efektivitasnya.

Dalam tahap uji klinis akhir ini, ada juga yang diberi plasebo atau vaksin palsu atau materi yang bukan vaksin.

Apabila uji coba tahap 3 sukses, vaksin akan disetujui dan bisa segera diproduksi besar-besaran.

Hingga saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca: Virus Corona Terus Bermutasi dan Diduga Semakin Mudah Menular, Vaksin Mungkin Harus Disesuaikan

Seorang pria bermasker berjalan melewati markas perusahaan vaksin, Pfizer Inc., di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (22 Juli 2020). Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, sepakat menyuplai Pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kesepakatan senilai $1,95 miliar.
Seorang pria bermasker berjalan melewati markas perusahaan vaksin, Pfizer Inc., di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (22 Juli 2020). Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, sepakat menyuplai Pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kesepakatan senilai $1,95 miliar. (JEENAH MOON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Namun, dari 170 vaksin yang dikembangkan di seluruh dunia, 9 di antaranya sudah masuk tahap uji klinis 3.

Indonesia juga menjadi salah satu tempat uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac dari China.

Berikut perusahaan/institusi pengembang vaksin Covid-19 yang sedang melakukan uji klinis tahap 3.

1. University of Oxford/AstraZeneca

2. CanSino Biologics Inc./Beijing Institute of Biotechnology











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved