Kontak Senjata Militer Armenia dan Azerbaijan Kembali Meletus Senin Pagi, 15 Orang Tewas

Menteri Pertahanan Azerbaijan menyatakan pasukan Armenia telah menembaki kota Terter.


zoom-inlihat foto
azerbaijan-armenia-82911.jpg
Handout / Azerbaijani Defence Ministry / AFP
FOTO: Tangkapan layar video yang dirilis oleh web resmi Kementerian Pertahanan Azerbaijan pada 28 September 2020, diduga menunjukkan pasukan Azeri sedang melakukan operasi tempur selama bentrokan melawan tentara Armenia dan Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh.


Menteri Pertahanan Azerbaijan menyatakan pasukan Armenia telah menembaki kota Terter.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kontak senjata antara pasukan Armenia dan Azerbaijan kembali terjadi di Nagorno-Karabakh.

Keduanya bentrok dengan menggunakan artileri berat, Senin pagi, (28/9/2020).

Menteri Pertahanan Azerbaijan menyatakan pasukan Armenia telah menembaki kota Terter.

Diketahui setidaknya 15 orang meninggal dunia atas konflik di Pegunungan Kaukasus ini.

Di tempat terpisah, Menteri Pertahanan Armenia, Zohrab Mnatsakanyan menyebut penting untuk mengusir tindakan agresi dari Azerbaijan.

Baca: Turki Pastikan Akan Bela Azerbaijan dalam Konflik Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

FOTO: Sebuah foto dari Kementerian Luar Negeri Armenia pada 28 September 2020 ini menunjukkan petugas medis membantu seorang pria, yang terluka dalam bentrokan di wilayah Nagorno Karabakh yang memisahkan diri dari Azerbaijan.
FOTO: Sebuah foto dari Kementerian Luar Negeri Armenia pada 28 September 2020 ini menunjukkan petugas medis membantu seorang pria, yang terluka dalam bentrokan di wilayah Nagorno Karabakh yang memisahkan diri dari Azerbaijan. (Handout / Armenian Foreign Ministry / AFP)

Baca: Konflik Armenia - Azerbaijan di Nagorno Karabakh, Amerika Serikat Minta Hentikan Permusuhan

Dipantau TribunnewsWiki.com melalui akun Twitter @MFAofArmenia, Mnatsakanyan bertekad melawan Azerbaijan demi kebebasan rakyat di Nagorno-Karabakh.

Meski Armenia berkomitmen untuk mengajukan resolusi damai, negara ini menyayangkan aksi Azerbaijan yang menyangkal kedaulatan serta pemerintahan Nagorno-Karabakh

"Kami tetap komitmen mengajukan resolusi damai atas konflik ini. Sayangnya, apa yang kami terima justru posisi Azerbaijan yang selalu menyangkal kedaulatan Nagorno-Karabakh dan orang-orang Armenia di dalamnya," twett Mnatsakanyan.

Sebaliknya, pihak Azerbaijan tetap kukuh pada pendekatan hukum internasional.

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan menyebut Armenia melanggar norma dan prinsip hukum internasional, "khususnya hukum humaniter internasional (hukum kemanusiaan internasional) dan Konvensi Jenewa 1949," tertulis dalam laporan Kemenlu.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved